Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Tak Perlu ke Batam, Jemaah Haji Belakang Padang Ikuti Manasik di Kecamatan

Rengga Yuliandra • Minggu, 18 Januari 2026 | 16:55 WIB
Kepala Kemenhaj Kota Batam, Syahbudi. F. Dok. Kemenhaj Kota Batam
Kepala Kemenhaj Kota Batam, Syahbudi. F. Dok. Kemenhaj Kota Batam

batampos – Jemaah calon haji asal Kecamatan Belakang Padang kini tidak perlu lagi bolak-balik ke pusat Kota Batam untuk mengikuti bimbingan manasik haji. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Batam mendekatkan layanan dengan menggelar manasik haji langsung di tingkat kecamatan.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Kemenhaj Kota Batam, Syahbudi, dan diikuti 12 jemaah calon haji Kecamatan Belakang Padang yang masuk dalam kuota keberangkatan haji 1447 H/2026 M.

Syahbudi menjelaskan, pelaksanaan manasik haji di wilayah hinterland merupakan bentuk pelayanan sekaligus perhatian kepada jemaah yang tinggal di pulau-pulau. Dengan manasik yang digelar lebih dekat, jemaah tidak lagi dibebani perjalanan laut menuju Batam.

“Ini upaya kami agar jemaah hinterland tidak kerepotan harus menyeberang ke Batam. Manasik kami laksanakan langsung di kecamatan agar lebih mudah dijangkau,” ujar Syahbudi, Minggu (18/1).

Dalam manasik tersebut, jemaah dibekali pemahaman menyeluruh terkait tahapan perjalanan haji Gelombang I, mulai dari keberangkatan dari Tanah Air, rangkaian ibadah di Madinah, hingga puncak ibadah haji di Makkah. Jemaah juga menerima materi rukun dan tata cara umrah sebagai bekal awal sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Pelaksanaan manasik berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab. Salah satu jemaah, Nasrun bin Masnur Umar, menanyakan makna prosesi melontar jumrah.

Menanggapi hal itu, Syahbudi menjelaskan bahwa melontar jumrah bukan sekadar ritual fisik, melainkan memiliki nilai historis dan spiritual, yakni meneladani Nabi Ibrahim AS dalam menolak godaan setan.

“Makna yang harus dibawa jemaah adalah tekad untuk menolak godaan setan serta menjauhkan diri dari sifat-sifat buruk dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Syahbudi menambahkan, selain manasik yang dilaksanakan di kecamatan, Kemenhaj Batam juga akan menggelar manasik lanjutan secara terpusat. Kegiatan tersebut menjadi penguatan akhir bagi jemaah sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.

Melalui rangkaian manasik ini, jemaah calon haji Kecamatan Belakang Padang diharapkan dapat memahami ibadah haji secara utuh, melaksanakannya secara mandiri dan khusyuk, serta meraih predikat haji mabrur. (*)

Editor : M Tahang
#manasik haji #Kemenhaj Batam