batampos – Polda Kepulauan Riau mulai mengedepankan pendekatan kepolisian yang lebih humanis dengan mengoperasikan mobil listrik sebagai kendaraan patroli Polisi Wanita (Polwan). Langkah ini menjadi bagian dari transformasi pelayanan kepolisian yang menitikberatkan komunikasi persuasif dan kedekatan dengan masyarakat.
Direktorat Samapta Polda Kepri resmi meluncurkan dua unit mobil listrik untuk mendukung patroli Polwan, Senin (19/1). Kendaraan ramah lingkungan tersebut merupakan hibah dari PT PLN (Persero) kepada Kapolda Kepri.
Direktur Samapta Polda Kepri Kombes Pol Joko Adi Nugroho menjelaskan, secara keseluruhan Polda Kepri menerima empat unit mobil listrik. Dua unit di antaranya dialokasikan untuk Direktorat Samapta, sementara dua unit lainnya digunakan untuk mendukung operasional satuan kerja lain di lingkungan Polda Kepri.
“Kendaraan ini kami gunakan khusus untuk patroli Polwan, agar kehadiran Polwan di tengah masyarakat semakin optimal dan efektif,” ujar Kombes Joko.
Menurutnya, penggunaan mobil listrik tidak hanya meningkatkan mobilitas personel, tetapi juga mendukung transformasi Polri menuju institusi yang modern dan ramah lingkungan.
Patroli Polwan difokuskan pada pendekatan soft approach atau persuasif. Sasaran utamanya adalah masyarakat umum, dengan perhatian khusus kepada kelompok pelajar, mahasiswa, komunitas perempuan, serta kelompok sosial yang membutuhkan pendekatan komunikatif.
Kombes Joko menegaskan, patroli Polwan ini tidak diarahkan ke lokasi rawan kriminalitas atau titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Sebaliknya, patroli lebih menekankan komunikasi, edukasi, dan penyuluhan.
Pendekatan tersebut sejalan dengan kebijakan Kapolda Kepri yang pada 2026 mendorong pola patroli berbasis humanis melalui dialog, sosialisasi, kolaborasi, serta kemitraan dengan masyarakat.
Dengan hadirnya Polwan Ditsamapta menggunakan mobil listrik, diharapkan terbangun kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Selain berpatroli, Polwan juga bertugas menginventarisasi kebutuhan masyarakat terkait pelayanan, perlindungan, dan pencegahan gangguan kamtibmas.
“Kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat. Ditsamapta siap melayani, melindungi, dan menjadi bagian dari solusi,” tegas Kombes Joko.
Ke depan, patroli Polwan dengan mobil listrik ini akan terus dikembangkan dengan sasaran yang lebih spesifik guna memperkuat peran Polri sebagai mitra masyarakat melalui pendekatan humanis yang berkelanjutan. (*)
Editor : M Tahang