Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Warga Bengkong Ditemukan Tewas, Polisi Duga Depresi Masalah Rumah Tangga

Eusebius Sara • Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:20 WIB
Kapolsek Bengkong Iptu Yuli Endra. (Instagram)
Kapolsek Bengkong Iptu Yuli Endra. (Instagram)

batampos — Warga Bengkong Baru, Kelurahan Bengkong Indah, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam kamar mandi rumahnya, Jumat (30/1) malam. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 20.30 WIB.

Korban diketahui bernama Moh Johan (60), warga Bengkong Baru Blok C No.33 RT 02 RW 04. Saat ditemukan, korban berada di kamar mandi rumah dalam kondisi tidak bernyawa. Sejumlah warga tampak mendatangi lokasi setelah kabar kejadian tersebut menyebar di lingkungan sekitar.

Kapolsek Bengkong, Iptu Yuli Endra, membenarkan peristiwa tersebut. “Kami menerima laporan dari warga sekitar pukul 20.30 WIB terkait penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di kamar mandi rumahnya,” ujar Iptu Yuli Endra saat dikonfirmasi.

Saksi pertama, Rigitha Shofi Avirili (22), yang merupakan keponakan korban, mengaku pertama kali menemukan korban. “Saya baru pulang ke rumah dan mau ke kamar mandi. Saat pintu dibuka, saya kaget melihat paman sudah dalam kondisi tergantung,” ujarnya kepada petugas kepolisian.

Rigitha kemudian menghubungi orang tuanya untuk memberitahukan kejadian tersebut. Tak lama berselang, Mujiyono (63) dan Umi Ulfah Utami (54), yang juga merupakan keluarga korban, tiba di rumah dan melihat langsung kondisi korban di kamar mandi. “Kami langsung memastikan ke kamar mandi dan melihat korban memang sudah tidak bernyawa,” kata Mujiyono.

Menerima laporan tersebut, personel Polsek Bengkong tiba di lokasi sekitar pukul 20.50 WIB. Polisi segera mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi yang berada di rumah dan lingkungan sekitar.

Sekitar pukul 21.45 WIB, Tim Inafis Polresta Barelang melakukan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan awal serta keterangan keluarga, polisi menduga tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan lain di tubuh korban.

Kapolsek Bengkong, Iptu Yuli Endra, menyebut dugaan sementara penyebab kejadian tersebut adalah bunuh diri. “Berdasarkan keterangan saksi-saksi dan pihak keluarga, dugaan sementara peristiwa ini murni bunuh diri yang dipicu depresi akibat permasalahan rumah tangga,” jelasnya.

Ia menambahkan, korban diketahui memiliki riwayat permasalahan keluarga dan pernah mengalami tekanan psikologis. “Informasi dari keluarga, korban sempat menunjukkan gejala depresi dan pernah mencoba melukai diri, namun menolak untuk dibawa berobat,” tambahnya.

Setelah proses olah TKP selesai, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Batam sekitar pukul 22.10 WIB untuk dilakukan visum guna memastikan penyebab kematian secara medis. Hingga kini, pihak kepolisian masih menunggu hasil visum sebagai kelengkapan administrasi. (*)

Editor : M Tahang
#Polsek Bengkong