Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Pelni Batam Pastikan Penjualan Tiket Kapal di Medsos Adalah Penipuan

Rengga Yuliandra • Minggu, 15 Februari 2026 | 15:00 WIB
Pelni mengingatkan masyarakat agar tidak membeli tiket melalui media sosial karena rawan penipuan. F. Istimewa
Pelni mengingatkan masyarakat agar tidak membeli tiket melalui media sosial karena rawan penipuan. F. Istimewa

batampos – Maraknya penawaran tiket kapal murah di media sosial menjadi perhatian serius. PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) (PELNI) Cabang Batam memastikan seluruh penjualan tiket melalui akun pribadi maupun grup di media sosial merupakan modus penipuan.

Kepala Cabang PELNI Batam, Edwin Kurniawan, mengatakan pelaku biasanya membuat akun menyerupai kanal resmi dengan mencantumkan logo perusahaan, foto kapal, hingga testimoni palsu untuk meyakinkan korban.

“Modusnya beragam. Ada yang menawarkan harga lebih murah dari tarif resmi pemerintah, ada juga yang mengaku punya akses tiket untuk rute padat yang sebenarnya sudah habis,” ujarnya, Minggu (15/2).

Pelaku kemudian meminta korban mentransfer sejumlah uang ke rekening pribadi dengan berbagai alasan, seperti biaya administrasi atau jasa pembelian tiket.

Menurut Edwin, cara tersebut sengaja dilakukan untuk memanfaatkan kekhawatiran calon penumpang yang takut kehabisan tiket.

“Kami tidak pernah memberikan mandat kepada pihak mana pun untuk melakukan transaksi melalui komentar maupun pesan langsung. Jika ada yang menawarkan tiket atas nama PELNI, itu dipastikan penipuan,” tegasnya.

Ia menambahkan, media sosial resmi PELNI hanya digunakan sebagai sarana informasi dan layanan pelanggan, bukan untuk transaksi pembelian tiket.

PELNI mengimbau masyarakat membeli tiket melalui saluran resmi, seperti aplikasi PELNI Mobile, situs resmi perusahaan, loket cabang di pelabuhan, serta mitra resmi seperti BRILink, Alfamart, dan Indomaret.

Selain itu, masyarakat juga diminta segera melapor melalui Contact Center 162 atau WhatsApp resmi PELNI jika menemukan indikasi penipuan.

“Jangan mudah tergiur harga murah yang tidak masuk akal. Pastikan membeli tiket melalui kanal resmi agar aman,” tutup Edwin. (*)

Editor : M Tahang
#Pelni Batam