Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Warga Resah Aksi Perang Sarung Remaja di Bida Ayu, Polisi Tingkatkan Patroli

Yofie Yuhendri • Jumat, 20 Februari 2026 | 10:00 WIB
Ilustrasi perang sarung. F. Istimewa
Ilustrasi perang sarung. F. Istimewa

batampos – Warga di kawasan Bida Ayu, Kecamatan Sei Beduk, resah dengan aksi perang sarung yang dilakukan sejumlah remaja usai Salat Tarawih, Rabu (18/1/2026) malam. Selain mengganggu kenyamanan, aksi tersebut dinilai membahayakan keselamatan karena dilakukan di tengah jalan.

Rizal, warga setempat, mengatakan para remaja berkumpul di jalan dan saling menyerang menggunakan sarung.

Baca Juga: Kematian Sapto Agus di Perairan Galang Masih Diselidiki, Polisi Temukan Motor Korban

“Di tengah jalan anak-anak ini ngumpul dan saling serang menggunakan sarung,” ujarnya.

Ia menilai aksi tersebut berpotensi menimbulkan korban karena ada sarung yang diisi benda keras.

“Kadang ada beberapa sarung yang diisi batu. Jadinya bisa terluka,” katanya.

Rizal berharap aparat kepolisian rutin berpatroli di lokasi rawan dan memberi sanksi kepada pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya.

“Kami harap polisi rutin berpatroli selama Ramadan ini dan anak-anak ini diberi sanksi biar tidak mengulanginya lagi,” ungkapnya.

Kapolsek Polsek Sei Beduk, Iptu Alex Yasral, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti keluhan warga dengan meningkatkan patroli di kawasan tersebut.

“Mulai nanti malam akan langsung kita antisipasi dengan rutin patroli ke lokasi tersebut,” ujarnya.

Ia juga mengimbau orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, termasuk tidak memberi izin keluar rumah setelah Salat Tarawih tanpa pendampingan.

“Kalau kedapatan, anak-anak ini akan kita data dan dipanggil orang tuanya,” tutupnya. (*)

Editor : Jamil Qasim