Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Pelemparan Narkoba Marak, Lapas Batam Usulkan Paranet 100 Meter

Yofie Yuhendri • Selasa, 24 Februari 2026 | 09:30 WIB

Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam, melakukan razia rutin di kamar. f Istimewa
Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam, melakukan razia rutin di kamar. f Istimewa

batampos – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam berencana memasang pagar jaring atau paranet sepanjang tembok yang berhadapan dengan Blok D. Langkah ini diambil untuk mencegah maraknya pelemparan barang terlarang, termasuk diduga narkotika, dari luar ke dalam area lapas.

Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Batam, Andre Silalahi, mengatakan paranet yang direncanakan memiliki tinggi sekitar 20 meter dengan panjang mencapai 100 meter.

“Ini masih tahap usulan anggaran tahun ini. Mudah-mudahan bisa diakomodir dari pusat,” ujarnya.

Andre menjelaskan, pemasangan paranet dilakukan untuk menghalangi barang yang dilempar dari luar agar tidak langsung masuk ke area dalam lapas. Pelemparan biasanya dilakukan dari sisi luar tembok yang berseberangan dengan Blok D.

“Langkah ini demi keamanan dan kenyamanan di Lapas Batam. Karena kejadian pelemparan sudah berulang kali terjadi,” katanya.

Selain rencana pemasangan paranet, pihak lapas juga memperketat pengawasan di sejumlah titik rawan, seperti lapangan olahraga Blok D dan area kebun yang kerap menjadi lokasi jatuhnya barang lemparan.

“Kami rutin melakukan kontrol keliling di titik-titik rawan tersebut,” tegasnya.

Diketahui, pada pertengahan bulan lalu petugas berhasil menggagalkan dua upaya penyelundupan narkotika ke dalam lapas. Barang terlarang berupa sabu, ekstasi, dan ganja tersebut dilempar dari luar menggunakan pemberat batu.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Batam, Yosafat Rizanto, menegaskan pihaknya akan terus memperkuat pengamanan untuk mencegah penyelundupan serupa.

“Kami juga meningkatkan koordinasi dengan kepolisian agar pencegahan bisa lebih maksimal,” ujarnya. (*)

Editor : Jamil Qasim