Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Bengkong Permai Masih Jadi “Stress Area”, ABH Siapkan Tangki Air Sambil Tunggu Proyek Pipa Baru

Muhammad Syahban • Rabu, 4 Maret 2026 | 14:45 WIB

Armada tangki air yang melayani air bersih di area yang sulit terjangkau atau stres area.
Armada tangki air yang melayani air bersih di area yang sulit terjangkau atau stres area.

batampos – Humas PT Air Batam Hilir (ABH), Ginda Alamsyah, mengungkapkan kawasan Bengkong Permai hingga kini masih masuk dalam kategori stress area yang telah menjadi persoalan cukup lama. Dari total 34 titik stress area yang terdata sebelumnya, saat ini masih tersisa 18 titik yang belum sepenuhnya terselesaikan.

Dalam kondisi mendesak, perusahaan menyiapkan layanan distribusi air bersih menggunakan mobil tangki sebagai solusi darurat. Warga yang membutuhkan suplai air dapat mengajukan permintaan melalui perangkat RT/RW setempat atau saluran resmi ABH.

Sementara itu, solusi jangka panjang tengah dikerjakan oleh BP Batam bersama BU SPAM Batam. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pembangunan pipa tambahan dari waduk menuju Tangki Ozon, yang menjadi pusat distribusi utama untuk wilayah Bengkong.

Tangki Ozon tersebut memiliki kapasitas total 12.000 meter kubik. Apabila sistem tambahan ini berfungsi optimal, suplai air ke Bengkong dan sekitarnya diharapkan menjadi lebih stabil dan mampu mengurangi gangguan distribusi yang selama ini dikeluhkan warga.

“Sambil menunggu penyelesaian infrastruktur permanen, pengiriman air melalui mobil tangki menjadi langkah darurat untuk membantu kebutuhan masyarakat,” ujar Ginda.

Ke depan, sejumlah pekerjaan strategis juga telah diprogramkan, termasuk peningkatan kapasitas suplai serta pengembangan jaringan perpipaan guna menambah pasokan air minum secara berkelanjutan.

“Kami berkomitmen meningkatkan koordinasi dan kualitas pelayanan demi memastikan kebutuhan air bersih masyarakat Batam dapat terpenuhi secara lebih baik dan merata,” tutupnya. (*)

Editor : Jamil Qasim