Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Mudik Gratis Batam–Belawan dan Batam–Priok, Total 450 Penumpang

Rengga Yuliandra • Jumat, 6 Maret 2026 | 15:00 WIB

Kapal PELNI saat merapat di Pelabuhan Batuampar.
Kapal PELNI saat merapat di Pelabuhan Batuampar.

batampos – Program mudik gratis bagi warga Batam kembali digelar menjelang Idulfitri 2026. Tahun ini, sebanyak 450 tiket kapal laut disediakan melalui dua sponsor dengan tujuan Belawan dan Tanjung Priok.

Kepala Cabang PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Batam, Edwin Kurniansyah, mengatakan hingga saat ini terdapat dua program mudik gratis yang telah terkonfirmasi bekerja sama dengan Pelni.

Program pertama berasal dari Persero Batam yang menyediakan 250 kursi untuk rute Batam–Belawan. Keberangkatan dijadwalkan pada 16 Maret 2026 menggunakan KM Kelud.

Selain itu, Telkomsel juga menyiapkan program mudik gratis dengan kuota 200 penumpang untuk rute Batam–Tanjung Priok yang dijadwalkan berangkat pada 18 Maret 2026.

“Selain ada mudik gratis dari Persero Batam untuk keberangkatan 16 Maret tujuan Belawan dengan kuota 250 penumpang, ada juga mudik gratis dari Telkomsel untuk keberangkatan 18 Maret tujuan Tanjung Priok dengan kuota 200 penumpang,” ujar Edwin, Rabu (4/3).

Dengan demikian, total tiket gratis yang tersedia mencapai 450 penumpang.

Edwin menegaskan Pelni hanya berperan sebagai penyedia jasa transportasi, sementara proses pendataan dan pendaftaran peserta dilakukan oleh masing-masing sponsor.

“Untuk peserta masing-masing sponsor yang menyiapkan. Kami hanya mencetak tiket setelah daftar penumpang diserahkan kepada kami,” jelasnya.

Sebelumnya, program mudik gratis dari Persero Batam telah membuka pendaftaran sejak 18 Februari lalu secara daring melalui tautan yang disediakan panitia. Pendaftaran akan ditutup otomatis setelah kuota terpenuhi.

Program tersebut diperuntukkan bagi Warga Negara Indonesia (WNI). Setiap keluarga dapat mendaftar maksimal lima orang dengan melampirkan Kartu Keluarga (KK) dan tidak diperbolehkan terdaftar dalam program mudik gratis lain yang diselenggarakan BUMN maupun instansi pemerintah.

Edwin mengimbau masyarakat yang berminat segera berkoordinasi dengan pihak sponsor karena kuota yang tersedia terbatas dan biasanya cepat terpenuhi.

“Calon peserta sebaiknya mendaftar lebih awal dan memastikan data yang dimasukkan sesuai dengan identitas resmi,” pungkasnya. (*)

Editor : Jamil Qasim