batampos – Maskapai berbiaya rendah Citilink melakukan peninjauan menyeluruh terhadap operasional penerbangan menjelang periode libur Lebaran 2026.
Direktur Utama Citilink, Darsito Hendroseputro, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin perusahaan untuk memastikan kesiapan layanan penerbangan.
Menurutnya, momentum Lebaran hampir selalu diikuti peningkatan mobilitas masyarakat melalui transportasi udara.
“Memasuki periode libur Lebaran 2026, Citilink memproyeksikan adanya peningkatan trafik penumpang. Karena itu, kesiapan operasional perlu dipastikan secara menyeluruh di seluruh lini layanan,” ujarnya, Sabtu (14/3).
Dalam kegiatan tersebut, manajemen meninjau berbagai titik operasional yang berkaitan langsung dengan pelayanan penumpang maupun kesiapan teknis penerbangan.
Area yang diperiksa meliputi layanan check-in counter, customer service, crew lounge, boarding gate, area airside atau ramp, make up area (baggage ramp), hingga area baggage claim di terminal kedatangan.
Selain fasilitas layanan, pemeriksaan juga mencakup kesiapan peralatan operasional, kondisi fisik dan interior pesawat, kelaikudaraan armada, serta kesiapan kru penerbangan dan personel operasional lainnya.
Darsito menegaskan seluruh aktivitas operasional maskapai harus berjalan sesuai standar keselamatan penerbangan sipil serta ketentuan regulasi yang berlaku.
“Jika ditemukan aspek yang perlu disempurnakan, unit terkait diminta segera melakukan tindak lanjut agar tidak mengganggu kelancaran operasional,” jelasnya.
Menurutnya, kesiapan armada dan sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam menghadapi lonjakan penumpang selama musim mudik.
“Komitmen kami adalah menghadirkan layanan penerbangan yang optimal dengan armada yang andal, sekaligus memastikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi penumpang selama periode Lebaran,” katanya. (*)
Editor : M Tahang