Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Trump Kejar “Kesepakatan Terbaik” dengan Iran, Gencatan Senjata Antara Israel dan Libanon Diperpanjang

Chahaya Simanjuntak • Jumat, 24 April 2026 | 17:20 WIB
Ilustrasi mimik wajah marah Donald Trump. (CNN)
PRESIDEN AS Donald Trump. (CNN)

Batampos - Amerika Serikat (AS) memediasi perpanjangan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon selama tiga pekan dalam pertemuan di Gedung Putih, Jumat (24/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Presiden AS Donald Trump menyatakan tidak terburu-buru mencapai kesepakatan damai dengan Iran, sebab ia ingin hasil jangka panjang yang bertahan selamanya.

Baca Juga: Kenaikan BBM Nonsubsidi Ancam Tarif Logistik di Batam Naik hingga 40 Persen

Konflik antara Israel dan kelompok militan Hezbollah yang didukung Iran menjadi salah satu hambatan utama dalam meredakan konflik regional yang telah berlangsung delapan pekan ini.

Selain itu, isu ambisi nuklir Iran serta kendali atas Selat Hormuz juga memperumit upaya perdamaian tersebut. Jalur pelayaran vital global itu hingga kini masih mengalami gangguan, termasuk penangkapan dua kapal kargo besar oleh Iran.

Baca Juga: Perbaikan Jembatan Ekang Segera Dimulai, Warga Bintan Khawatir Jalan Ditutup Total Mendadak

Trump menegaskan, AS memiliki keunggulan dalam ketegangan militer di kawasan laut tersebut. Ia bahkan meremehkan ancaman dari kapal-kapal kecil Iran. "Saya ingin membuat kesepakatan terbaik, bukan yang terburu-buru," ujar Trump seperti dilansir dari Reuters, siang ini.

Kontroversi di Selat Hormuz terus memicu kekhawatiran global. Harga minyak dunia kembali naik seiring belum adanya solusi konkret atas blokade jalur distribusi energi tersebut.

Pemerintah Filipina menyebutkan terdapat 15 warganya di dua kapal yang ditahan Iran, namun dipastikan dalam kondisi aman dan diharapkan segera dibebaskan.

Di sisi lain, nilai tukar dolar AS menguat mengikuti kenaikan harga minyak membuat nilai tukar rupiah anjlok. Hal ini didorong meningkatnya permintaan aset safe haven akibat ketegangan geopolitik yang belum mereda. (*)

 

Editor : Chahaya Simanjuntak
#Libanon #Lebanon vs Israel #perang Iran AS Israel #gencatan senjata #selat hormuz