Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Vakum 4 Tahun, Jepang Kembali Impor Minyak dari Rusia

Antara • Sabtu, 2 Mei 2026 | 22:40 WIB
Kasus pembajakan gim dan anime Jepang naik tiga kali lipat.
ILUSTRASi bendera Jepang.

Batampos - Perusahaan minyak Jepang Taiyo Oil mengumumkan akan mengimpor kembali bahan baku dari proyek Sakhalin-2 Rusia setelah menghentikan pembelian minyak dari sana sejak 2022 lalu.

“Kami menerima permintaan dari Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri (Jepang) untuk menerima minyak tersebut seperti yang kami lakukan tahun lalu. Kami diberi tahu bahwa impor menggunakan kapal tanker ini tidak dikenakan sanksi,” ujar juru bicara Taiyo Oil kepada media Jepang Sankei Shimbun, kemarin.

Sementara itu, Nikkei melaporkan, pengiriman tersebut merupakan pembelian spot minyak yang diproduksi sebagai bagian dari proyek Sakhalin-2. Jenisnya, minyak mentah ringan jenis Sakhalin Blend, yang digunakan untuk memproduksi bahan bakar diesel dan nafta.

Di sisi lain, Badan Sumber Daya Alam dan Energi Jepang mengatakan, meskipun volumenya terbatas, minyak Rusia tetap penting bagi keamanan energi negara itu.

Baca Juga: Pejabat Militar Iran Peringatkan Konflik Baru dengan AS Bisa Terjadi

“Di tengah memburuknya situasi di Timur Tengah, meskipun volumenya kecil, minyak Rusia juga penting untuk menjaga pasokan energi yang stabil. Kami berkoordinasi dengan Amerika Serikat dan memastikan impor dari proyek Sakhalin-2 tidak menimbulkan risiko sanksi,” kata juru bicara badan tersebut,dikutip dari Sankei.

Adapun Jepang telah menghentikan pembelian rutin minyak Rusia akibat perang Ukraina, tetapi sesekali masih mengimpor dalam jumlah sangat kecil sebagai bagian dari proyek Sakhalin-2. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#Jepang Impor Minyak Rusia #Proyek Sakhalin 2 #minyak dunia #rusia #jepang