Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Iran Tegaskan Tak Akan Mundur Hadapi Ancaman AS

JawaPos • Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:15 WIB
Ilustrasi konfrontasi militer antara AS-Israel dengan Iran. (Gemini AI)
Ilustrasi konfrontasi militer antara AS-Israel dengan Iran. (Gemini AI)

batampos – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali memanas. Pemerintah Iran menegaskan tidak akan mundur menghadapi ancaman Washington dan siap melanjutkan perlawanan hingga kemenangan tercapai.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Angkatan Darat Iran Mayor Jenderal Amir Hatami di tengah meningkatnya tensi kawasan Timur Tengah dan ancaman lanjutan konflik dari Amerika Serikat.

Hatami mengatakan militer Iran berada dalam kondisi siap penuh menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk eskalasi perang dengan AS dan sekutunya.

Baca Juga:Iran Murka, AS Dinilai Cari Dukungan Global untuk Tekan Teheran di Selat Hormuz

“Iran akan melanjutkan perjuangan hingga kemenangan penuh tercapai,” kata Hatami seperti dikutip dari Dunya News.

Menurut dia, kekuatan keyakinan menjadi faktor utama yang membuat Iran mampu menghadapi tekanan dari negara-negara besar. Hatami juga menyinggung kemampuan jet tempur F-5 Iran yang disebut pernah menembus pertahanan militer AS di Kuwait meski dijaga sistem pertahanan canggih.

Ia menegaskan Iran tidak akan membiarkan ancaman asing mengganggu kedaulatan maupun integritas wilayah negaranya.

Hatami memastikan seluruh kekuatan militer Iran akan dikerahkan untuk mempertahankan negara. Ia menyebut perjuangan tersebut sebagai “misi suci” yang akan dijalankan dengan seluruh sumber daya yang dimiliki.

“Kami akan melanjutkan tugas ini hingga tetes darah terakhir,” ujarnya.

Baca Juga: Iran Akui Ada Ranjau di Selat Hormuz, Kapal Diminta Lapor ke Teheran

Di tengah situasi yang memanas, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi juga menyampaikan ketidakpercayaan Teheran terhadap Amerika Serikat. Menurut dia, pernyataan Washington yang saling bertentangan justru memperumit jalur diplomasi.

Berbicara di New Delhi dalam pertemuan Menteri Luar Negeri BRICS, Araghchi mengatakan Iran masih berupaya menjaga gencatan senjata demi membuka ruang diplomasi. Namun, ia menilai ada pihak-pihak tertentu yang berupaya menggagalkan proses perundingan.

Araghchi juga membantah anggapan bahwa upaya mediasi Pakistan telah gagal di tengah ketegangan regional yang terus berlangsung.

“Misi Pakistan belum gagal,” katanya.

Ia menegaskan Iran tetap membuka peluang dialog, namun hanya jika pihak lawan menunjukkan keseriusan dan sikap adil dalam proses negosiasi.

“Iran tidak memiliki kepercayaan terhadap Amerika Serikat,” tegasnya. (*)

Editor : M Tahang
#perang AS-Iran #amerikat serikat #timur tengah #iran