Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Hadapi Gangguan Rantai Pasok Global, Indonesia dan Malaysia Jalin Kerjasama

Antara • Rabu, 3 Juni 2026 | 23:01 WIB
Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan. /ANTARA/HO-Telegram Wisma Putra.
Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan. /ANTARA/HO-Telegram Wisma Putra.

Batampos - Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan akan memimpin delegasi Malaysia dalam Komisi Bersama untuk Kerja Sama Bilateral (JCBC) ke-17, antara Malaysia dan Republik Indonesia yang akan diselenggarakan di Jakarta, Kamis, (4/6/2026) besok.

 

 

Dalam keterangan pers Kementerian Luar Negeri Malaysia yang diterima di Kuala Lumpur, Menlu Malaysia akan didampingi oleh pejabat-pejabat senior pemerintah dari berbagai instansi terkait.

 

JCBC tersebut akan dipimpin bersama oleh Menteri Luar Negeri Malaysia dan Menteri Luar Negeri RI Sugiono.

Di tengah meningkatnya gangguan terhadap rantai pasok global, JCBC ke-17 akan memprioritaskan penguatan kerja sama ekonomi Malaysia-Indonesia guna menjaga ketahanan ekonomi kedua negara.

Baca Juga: Lampumerah di Batuaji Kerap Dirusak dan Dicuri, Dishub Minta Warga Ikut Mengawasi

Malaysia akan mengarahkan pembahasan pada langkah-langkah konkret yang dapat ditempuh bersama untuk mengurangi dampak guncangan eksternal terhadap arus perdagangan, keamanan energi, pasokan pangan, serta ketersediaan bahan baku strategis bagi industri.

Pertemuan ini juga akan menindaklanjuti keputusan yang telah dicapai oleh Perdana Menteri Malaysia dan Presiden Republik Indonesia dalam Konsultasi Tahunan ke-13 yang berlangsung di Jakarta pada 29 Juli 2025.

Sebelum pertemuan tingkat menteri, telah diselenggarakan terlebih dahulu Pertemuan Pejabat Senior (Senior Officials’ Meeting/SOM).

Sebagai cerminan prioritas kedua negara dalam menghadapi gangguan rantai pasok global melalui langkah-langkah bilateral, agenda pertemuan akan memberikan perhatian khusus pada fasilitasi perdagangan dan investasi, penguatan keterhubungan rantai pasok lintas batas, kerja sama energi, serta ketahanan pangan.

Baca Juga: Dialog AJI Tanjungpinang: Warga Keluhkan Pembakaran Batok Kelapa di Lobam

Topik lain yang diperkirakan akan dibahas mencakup delimitasi batas maritim dan demarkasi batas darat, lintas batas dan perdagangan perbatasan, kerja sama industri halal, pertahanan dan keamanan, pengelolaan lingkungan dan penanggulangan bencana, serta berbagai isu lain yang menjadi kepentingan bersama.

JCBC ke-17 ini merupakan tindak lanjut dari Konsultasi Tahunan ke-13 antara Perdana Menteri Malaysia dan Presiden Republik Indonesia yang diselenggarakan di Jakarta pada 29 Juli 2025, sekaligus akan menjadi landasan penentuan arah bagi Konsultasi Tahunan ke-14 yang akan diselenggarakan oleh Malaysia pada akhir tahun ini. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#Rantai Pasok Global #kerjasama RI - Malaysia #malaysia