Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

AS Gempur Puluhan Target Militer Iran di Dekat Selat Hormuz, Operasi Berlangsung Tujuh Jam

Antara • Rabu, 15 Juli 2026 | 19:01 WIB
Arsip foto - Komando Pusat AS (CENTCOM) meluncurkan Operasi Epic Fury dari Tampa, Florida, atas arahan Presiden AS (28/02/2026). ANTARA/US CENTCOM/Handout - Anadolu AGency / pri.
Arsip foto - Komando Pusat AS (CENTCOM) meluncurkan Operasi Epic Fury dari Tampa, Florida, atas arahan Presiden AS (28/02/2026). ANTARA/US CENTCOM/Handout - Anadolu AGency / pri.

batampos – Militer Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran militer Iran di kawasan dekat Selat Hormuz. Operasi yang dipimpin Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) itu menargetkan puluhan fasilitas militer yang dinilai berpotensi mengancam keamanan jalur pelayaran internasional.

Dalam pernyataan resminya, CENTCOM menyebut gelombang serangan tambahan tersebut selesai dilaksanakan pada Senin (14/7) pukul 22.00 waktu setempat atau Selasa (15/7) dini hari WIB.

"Komando Pusat AS (CENTCOM) telah merampungkan putaran serangan tambahan terhadap Iran pada pukul 10 malam Waktu Timur, 14 Juli, yang menghantam puluhan target militer di dekat Selat Hormuz dan daerah pesisir Iran," demikian pernyataan CENTCOM.

Baca Juga: Inggris vs Argentina: Duel Sarat Dendam, Messi atau Kane yang Bawa Tim ke Final?

Operasi militer itu berlangsung sekitar tujuh jam dengan melibatkan pesawat tempur, pesawat nirawak (drone), serta kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat. Seluruh serangan menggunakan amunisi berpemandu presisi yang diarahkan ke lokasi penyimpanan rudal, fasilitas peluncuran drone, dan sasaran militer lainnya.

Selain menghantam instalasi rudal dan drone, serangan juga menyasar kekuatan angkatan laut serta sistem pertahanan pantai Iran.

Menurut CENTCOM, operasi tersebut bertujuan mengurangi kemampuan militer Iran dalam mengancam jalur pelayaran komersial internasional dan keselamatan awak kapal sipil yang melintasi Selat Hormuz, salah satu jalur distribusi energi paling strategis di dunia.

Baca Juga: Buron Sepekan, Duo Jambret Jalan Hang Nadim Akhirnya Dibekuk Polisi

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah Iran mengenai dampak serangan tersebut, termasuk kemungkinan korban maupun kerusakan yang ditimbulkan. (*)

Editor : Jamil Qasim
Militer Iran selat hormuz