Pertemuan Iran-Negara Teluk Batal Digelar, Pembahasan Jalur Aman Selat Hormuz Tertunda

JawaPos • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 22:30 WIB

 

Ilustrasi pelayaran di Selat Hormuz (JawaPos)
Ilustrasi pelayaran di Selat Hormuz (JawaPos)

batampos – Pertemuan antara Iran dan negara-negara Teluk yang semula dijadwalkan berlangsung di Salalah, Oman, pada Senin (14/9) ditunda. Pertemuan tersebut sedianya membahas sejumlah isu regional, termasuk pembentukan jalur aman bagi pelayaran komersial di Selat Hormuz.

Penundaan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Oman Sayyid Badr bin Hamad Al Busaidi melalui unggahan di platform X, seperti dikutip Antara.

“Demi mencapai konsensus, pertemuan regional yang semula dijadwalkan Senin (14/9) di Salalah telah ditunda,” kata Al Busaidi.

“Kami tetap berkomitmen untuk mendorong dialog yang mendukung stabilitas dan kerja sama berkelanjutan di kawasan kami,” lanjutnya.

Direktur Jenderal Urusan Teluk Persia di Kementerian Luar Negeri Iran, Mohammad Ali Bak, juga mengonfirmasi penundaan tersebut dalam wawancara dengan kantor berita resmi Iran, IRNA.

Menurut Bak, pertemuan ditunda ke tanggal lain atas permintaan sejumlah negara di kawasan Teluk Persia. Keputusan itu diambil melalui kesepakatan bersama antara Iran dan Oman.

Bak mengatakan Iran saat ini melakukan konsultasi intensif dengan Oman untuk memastikan pengaturan dan koordinasi yang diperlukan sebelum menentukan waktu baru pelaksanaan pertemuan.

Bahas Jalur Aman Selat Hormuz

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei sebelumnya mengumumkan bahwa para menteri luar negeri negara-negara pesisir Teluk dijadwalkan bertemu di Oman pada Senin (14/9).

Pertemuan tersebut rencananya membahas sejumlah isu regional, termasuk hasil pembicaraan Iran dan Oman mengenai penetapan rute aman bagi pelayaran komersial di Selat Hormuz.

Dalam wawancara dengan Al Jazeera pada Sabtu (12/9), Baghaei mengatakan pertemuan tersebut diharapkan dihadiri oleh para menteri luar negeri dari negara-negara Teluk, Iran, dan Irak.

“Pertemuan yang dihadiri oleh Iran, Irak, dan negara-negara Teluk Persia lainnya ini akan berlangsung pada Senin (14/9) di Oman,” kata Baghaei.

Selain membahas situasi kawasan, menurut dia, pertemuan juga akan membahas hasil negosiasi antara Iran dan Oman mengenai pembentukan jalur aman bagi pelayaran komersial di Selat Hormuz.

Sebelumnya, Financial Times melaporkan pertemuan tersebut dinilai penting, terutama terkait masa depan jalur komersial di Teluk Persia dan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz.

Selat Hormuz Terganggu

Ketegangan terkait Iran disebut telah menyebabkan gangguan serius terhadap aktivitas pelayaran di Selat Hormuz. Jalur tersebut merupakan salah satu rute penting bagi pengiriman minyak dan gas alam cair dari kawasan Teluk Persia menuju pasar global.

Gangguan di kawasan tersebut turut berdampak pada ekspor dan produksi minyak. Situasi itu kemudian memicu kenaikan harga bahan bakar dan sejumlah produk industri di berbagai negara.

Penundaan pertemuan Iran dan negara-negara Teluk membuat pembahasan mengenai pengaturan jalur aman bagi pelayaran komersial di Selat Hormuz harus menunggu hingga jadwal baru disepakati.(*)

Editor : Cipi Ckandina
Pertemuan Iran Negara Teluk Jalur Aman selat hormuz