batampos- Harga sapi di tingkat peternak menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah mengalami kenaikan.
Seorang peternak sapi, Jailani mengatakan, harga sapi mengalami kenaikan menjelang Hari Raya Idul Adha. Jika biasanya dijual sekira Rp 20 - 21 juta per ekor, sekarang ada yang menjual Rp 24 jutaan per ekor.
"Kita masih jual harga lama Rp 20 sampai 21 juta per ekor dengan bobot sekira 70 sampai 80 kilogram," ujar pria yang akrab disapa Bang Jai saat ditemui di Kampung Sungai Jeram, Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara pada Kamis (13/6/2024).
Selain menjelang Idul Adha, dia mengatakan, kenaikan harga sapi tergantung jenis dan bobot dari sapi sendiri. Rata-rata sapi yang dijual di Kampung Sungai Jeram, adalah sapi jenis Bali yang didatangkan dari Lampung.
"Kita beli bibit, lalu dilakukan pengemukan," ujarnya.
Selain pengemukan, katanya, ada juga beberapa peternak yang melakukan program pengembangan sapi. "Ada yang dibantu pemerintah, ada juga yang mandiri," ujarnya.
Dia mengaku, sudah menjual 2 dari 3 ekor sapi menjelang Idul Adha. Kalau kambing, dia mengaku tidak menjual.
"Kalau kambing kita tidak jual, kalau harganya ada naik juga tapi lebih kurang Rp 3 jutala per ekor," katanya.
Dia mengatakan, sapi-sapinya telah dilakukan pengecekan kesehatan oleh pihak dinas sehingga siap dijual untuk kebutuhan kurban. "Sudah, sudah dicek orang dinas," katanya.
Untuk pengantaran, dia mengaku, sapi yang sudah dipesan akan diantar satu hari sebelum Hari Raya Idul Adha.
"Diantar satu hari sebelum lebaran, karena lebaran Senin, sapi sudah kita antar hari Minggu," ujarnya. (*)
Editor : Tunggul Manurung