batampos - Aksi hipnotis yang dilakukan tersangka E di Tanjungbalai Karimun bukan hanya satu atau dua kali. Melainkan sudah enam kali dilakukan. Hal ini terungkap setelah Polsek Tebing melakukan penangkapan terhadap tersangka pada Senin (3/6) di Tanjungbatu, Kundur.
''Hasil pemeriksaan yang telah kita lakukan terhadap tersangka berinisial E warga Pekanbaru, Riau ini diketahui sudah enam kali beraksi di Tanjungbalai Karimun. Dari enam kali beraksi tersebut 5 kali dilakukan di Kecamatan Tebing dan satu kali di Kecamatan Karimun. Untuk kerugian yang dialami para korban sebesar Rp3,2 juta,'' ujar Kapolsek Tebing, AKP M Djaiz, Kamis (13/6).
Dikatakan Kapolsek, pengungkapan pelaku hipnotis atau pencurian dengan pemberatan (Curat) setelah pihaknya menerima laporan dari para korban. Salah satunya M Nor warga Pamak, Kecamatan Tebing. Dalam laporan tersebut, korban yang sedang naik sepeda motor dipanggil atau dilambai pelaku.
''Pelaku yang beraksi sendirian dan menggunakan mobil rental. Korban yang telah dilambai pelaku mendatangi mobil dan diajak masuk ke dalam mobil. Setelah korban masuk ke dalam mobil pelaku mulai mengajak korban berbicara. Pada saat korban akan keluar dari mobil pintu mobil terkunci. Pelaku berpura-pura menolong untuk membukakan pintu mobil dan sekaligus mengambil dompet korban. Korban baru sadar kehilangan dompet ketika sampai di rumah,'' jelasnya.
Dari 6 kali bereaksi, tambah Kapolsek, diketahui bahwa pelaku menyasar para korbannya pria yang sudah tua. Dalam beraksi, modus pelaku berpura-pura mengenal korbannya. Sehingga, diajak berbicara di dalam mobil. Sampai akhirnya aksi pencurian bisa terjadi.
''Hasil pemeriksaan yang telah kita lakukan dalam kasus ini telah mengamankan dua mobil yang digunakan tersangka. Termasuk uang tunai sebanyak Rp1.712.000. Untuk pasal yang disangkakan adalah pasal 362 KUH- Pidana junto pasal 64 ayat 1 KUH- Pidana. Dari pengungkapan kasus ini juga kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada. Yakni, waspada terhadap orang yang tidak dikenal atau berpura-pura sebagai orang yang sudah lama kenal. (*)
Reporter: Sandi