Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Pedagang Ogah Jualan di Lantai Dua Pasar Encik Puan Perak Tanjungpinang

Tunggul Manurung • Kamis, 4 Juli 2024 | 08:25 WIB
Kondisi Lantai II Pasar Encik Puan Perak Tanjungpinang yang Ditinggal oleh Pedagang.
Kondisi Lantai II Pasar Encik Puan Perak Tanjungpinang yang Ditinggal oleh Pedagang.

batampos- Para pedagang enggan berjualan di lantai dua blok A gedung Pasar Encik Puan Perak Kota Tanjungpinang.

Kini, lantai dua di gedung pasar tersebut ditinggal kosong. Pedagang lebih memilih berjualan di lantai dasar, yang merupakan tempat parkir kendaraan.

Sepi pembeli, menjadi salah satu alasan pedagang untuk meninggalkan lantai dua dan memilih berdagang di tempat parkir.

"Di atas (lantai dua), tidak ada yang beli. Jarang pelanggan mau naik ke atas, paling ada beberapa orang saja," kata Rusmini (59) salah satu pedagang, Rabu (3/7).

Menurutnya, berjualan di lantai dasar pasar lebih mudah mendapatkan pembeli, dibandingkan dengan lantai dua.

"Yah lumayan lah jika jualan di bawah, masih ada yang datang. Kalau pagi juga ramai, kalau diatas susah," tambahnya.

Sementara menurut pedagang lain, Abdurrahman menyampaikan bahwa ia sudah dua bulan menempati lantai dasar Pasar Encik Puan Perak.

Kendati demikian, ia mengaku para pedagang juga diminta iuran sewa. Nilainya sama dengan iuran sewa lapak di lantai dua, yakni Rp200 ribu per bulan.

"Bulan inilah kami mulai bayar," ungkapnya.

Abdurrahman mengakui, sangat menyayangkan sikap Pemerintah yang membiarkan ketertiban para pedagang, yang kembali berjualan di pinggir jalan.

"Kalau pagi itu mereka jualan di pinggir jalan, nanti jam setengah tujuh baru naik ke pasar," sebutnya.

Hal ini tentunya membuat para pedagang yang menempati lapak di lantai dasar, maupun lantau dua kehilangan pembeli.

"Saya sudah tanya sama petugas satpol, tapi katanya tidak ada instruksi dari atasan," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Tanjungpinang Zulhidayat mengatakan ia telah meminta BUMD PT. Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) untuk mengatasi permasalahan itu.

"Saya sudah minta bantu BUMD beberapa kali terkait ini. Nanti saya duduk dulu dengan BUMD untuk lihat progresnya," pungkasnya. (*)

 

Reporter: M Ismail

Editor : Tunggul Manurung
#tanjungpinang #Pasar Encik Puan Perak