Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

4,2Juta Ton Bauksit Sitaan Negara di Pulau Bintan Segera Dilelang, Nilainya Ditaksirkan Cuma Rp1,4 Triliun

Mohamad Ismail • Senin, 28 Juli 2025 | 13:47 WIB

Bauksit sitaan negara yang ada di Tanjung Moco, Kota Tanjungpinang, Senin (28/7).
Bauksit sitaan negara yang ada di Tanjung Moco, Kota Tanjungpinang, Senin (28/7).
batampos-Sebanyak 4,25 juta metrik ton stock pile bauksit hasik sitaan negara yang ada di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri bakal segera dilelang. Nilai jutaan ton mineral tersebut ditaksirkan bernilai Rp1,4 Triliun.

Launching stock pile bauksit sitaan tersebut dilakukan oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Wamenkopolkam) RI, Lodewijk Freidrich Paulus, hingga Plt Wakil Kejagung Asep N Mulyana di Tanjung Moco, Tanjungpinang, pada Senin (28/7).

Adapun titik bauksit yang saat ini telah menjadi milik negara tersebut antara lain di Pulau Kentar Blok 1 sebanyak 300 ribu ton, Pulau Kentar 2 Blok 2 sebanyak 100 ribu ton, Wacopek 1 juta ton, Tembeling 200 ribu ton, Pulau Kelong 1 juta ton, Pulau Angkut 200 ribu ton, Pulau Malin 450 ribu ton, Pulau Dendang 150 ribu ton.

Kemudian Tanjung Moco 100 ribu ton, Senggarang Besar 200 ribu ton, Sei Timun 100 ribu ton, Sei Carang 50 ribu ton, Dompak Laut 100 ribu ton dan Tanjung Lanjut ada sebanyak 300 ribu ton.

"Prosedurnya ini akan dilelang, nilai yang diperkirakan sementara sebesar Rp1,4 Triliun. Secara kuantitatif akan turun karena sudah terbiar 14 tahun. Tali secara kualitatif pasti akan naik, karena biji bauksit makin lama makin bagus," kata Lodewijk.

Menurutnya, jutaan ton bauksit ini diharapkan dapat dimenangkan oleh perusahaan asal Kepri. Sehingga smelter atau pabrik yang mengelola bijih bauksit dapat dibangun di Kepri dan membuat lapangan kerja secara besar-besaran.

Sementara itu, Sekretaris Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, Sarjono Turin menambhakan bahwa jutaan ton bauksit ini nantinya akan dilakukan pengambilan sempel, sebelum dilelang. Pengambilan sempel dilakukan untuk memastikan kualitas bijih bauksit yang sudah terbiar selama belasan tahun tersebut.

"Lelang akan dilakukan secara transparan. Nanti perusahaan yang menang akan melakukan permainan dan diekspor, dari penjualan ini akan mendapatkan devisa bagi negara," pungkasnya. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#bauksit