Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Pabrik Kerupuk Tinggal Puing-Puing, Ini Penyebabnya

Tri Haryono • Senin, 2 Desember 2024 | 17:30 WIB
Petugas Damkar BPBD Karimun saat melakukan pemadaman gudang pabrik kerupuk dilalap si jago merah.
Petugas Damkar BPBD Karimun saat melakukan pemadaman gudang pabrik kerupuk dilalap si jago merah.

batampos- Kembali terjadi musibah kebakaran diawal bulan Desember yang menimpa salah satu pelaku UMKM dalam usaha kerupuk. Lurah Harjosari Indra ketika dikonfirmasi membenarkan telah terjadi kebakaran gudang produksi kerupuk milik Mardjuki yang keseharian aktivitas memproduksi kerupuk.

" Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Sebab, rumah pemiliknya sama gudang produksi kerupuk pas di belakang sekitar 15 meter,'' terangnya, Senin (2/12).

Dirinya mendapatkan informasi tersebut, langsung menuju lokasi dan telah melaporkan kepada Dinas Sosial (Dinsos) Karimun. Informasi yang diterima bahwa pelaku UMKM tersebut bisa melakukan aktivitas mulai pukul 22.00 WIB biasanya menghidupkan open yang menggunakan gas dengan api kecil untuk mengeringkan kerupuk.

Sekitar pukul 04.30 WIB, pemilik tersebut kembali menghampiri gudang produksi untuk melakukan pengecekan dan sekaligus menghidupkan tungku untuk menggoreng kerupuk dengan menggunakan kayu. Setelah itu, ditinggalkan untuk melakukan shalat subuh di masjid Agung.

" Nah, bapak itu (Mardjuki) keluar dari masjid melihat ada api menyala. Langsung menuju gudang produksi, ternyata benar dan langsung menghubungi pemadam kebakaran,'' ungkapnya.

Sementara itu Kabid Penyelamatan dan Damkar BPBD Karimun Hendra Hidayat mengungkapkan, pihaknya setelah mendapatkan informasi dari masyarakat. Pihaknya bersama anggota yang sedang piket langsung meluncur ke lokasi kejadian.

" Sekitar pukul 05.00 WIB terjadi musibah terbakar yang menghabiskan gudang pabrik kerupuk rumahan yang berada di jalan Jenderal Sudirman Poros,'' jelasnya.

Sedangkan, proses pemadaman sendiri tidak membutuhkan waktu lama, mengingat kondisi tempat kejadian mudah diakses. Sehingga, cepat ditangani dan tidak merembet ke tempat lain.

" Gudang pabrik rumahan tersebut bentuk bangunannya semi permanen, untungnya cepat kita tanganin. Hanya tersisa puing-puing seng saja," tutupnya.(*)

Editor : Tunggul Manurung
#kebakaran