Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Bupati Ingin Perdagangan Karimun-Johor Meningkat

Sandi Pramosinto • Selasa, 21 Oktober 2025 | 17:00 WIB

Bupati Karimun, Iskandarsyah menyerahkan cinderamata berbentuk tanjak kepada Abdul Razak selaku Ketua Koperasi Pelabuhan Johor Berhad.
Bupati Karimun, Iskandarsyah menyerahkan cinderamata berbentuk tanjak kepada Abdul Razak selaku Ketua Koperasi Pelabuhan Johor Berhad.

batampos- Bupati Karimun, Iskandarsyah, Senin (20/10) menerima kunjungan dari Ketua dan Pengurus Koperasi Pelabuhan Johor Berhad. Dalam kunjungan ini, Bupati Karimun menjelaskan situasi daerah Kabupaten Karimun, termasuk adanya kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (KPBPB) di Pulau Karimun.

''Kehadiran rombongan Koperasi Pelabuhan Johor Berhad selama beberapa hari di Karimun
tentunya memberikan dampak positif. Mengingat, kedatangan rombongan bukan hanya beberapa orang. Tapi, ada 60 orang yang datang ke Karimun. Tentunya, hal ini memberikan efek untuk pertumbuhan ekonomi kerakyatan,'' ujar Bupati Karimun, Iskandarsyah.

Dari kunjungan ini ini, kata Bupati, diketahui bahwa Koperasi Pelabuhan Johor Berhad merupakan koperasi yang mengelola pelabuhan di Batu Pahat, Johor Bahru, Malaysia. Selain itu, koperasi ini juga sudah memiliki produk yang dipasarkan baik lokal juga nasional. Termasuk juga menjalin perdagangan dengan koperasi yang ada di Karimun.

''Dalam pertemuan ini juga diketahui sudah ada jalinan perdagangan antara Koperasi Pelabuhan Johor Berhad dengan koperasi yang ada di Karimun. Hanya saja, kita juga mendapatkan laporan soal harga pengiriman barang dari Karimun ke Johor bahru. Misalnya, harga produk yang dikirim seribu rupiah, tapi biaya kirim berlipat ganda. Sehingga, harga jual di Malaysia menjadi mahal,'' paparnya.

Terkait hal ini, tambah Bupati, tentunya akan menjadi atensi dari Pemerintah Kabupaten Karimun. Artinya, pemerintah kabupaten akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membahas hal ini. Sehingga, jika harga pengiriman barang murah, tentunya produk kita yang dijual di Malaysia bisa lebih banyak.

Ketua Koperasi Pelabuhan Johor Berhad, Abdul Razak secara terpisah menyebutkan, perdagangan antara koperasi yang dipimpinnya dengan koperasi yang ada di Karimun saat ini baru bersifat kecil-kecilan, namun sudah lama terjalin.

''Memang, nilai perdagangan tidak besar, tapi rutin pengiriman barang dari Karimun ke Johor. Namun, kendalanya harga pengiriman itu mahal. Misalnya, harga produk itu 5 ringgit Malaysia, karena harga pengiriman mahal, maka di Johor kita harus jual menjadi 15 ringgit Malaysia. Tentunya dengan adanya bantuan Bupati Karimun bisa menurunkan harga pengiriman produk yang dikirim ke Malaysia,'' jelasnya. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#johor #perdagagan saham