batampos - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) mempercepat pembentukan 100 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Astacita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mempercepat realisasi program tersebut yang dinilai dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir, khususnya nelayan.
“Kami terus berkomunikasi dengan KKP guna mempercepat pembangunan KNMP, sebab program ini sangat bagus untuk mendongkrak perekonomian daerah, terutama nelayan,” ujar Ansar usai memimpin rapat percepatan KNMP di Gedung Daerah Tanjungpinang, Senin.
172 Usulan Kampung Nelayan, 100 Ditargetkan Dibangun
Ansar menjelaskan, Pemprov Kepri telah mengusulkan 172 kampung nelayan kepada pemerintah pusat melalui KKP. Dari jumlah tersebut, ditargetkan 100 kampung nelayan dapat mulai dibangun pada tahun ini.
Hingga saat ini, sebanyak 71 kampung nelayan telah melalui tahap verifikasi, dan 32 di antaranya sudah dinyatakan memenuhi syarat untuk pembangunan.
“Paling banyak di Natuna, karena posisinya sangat strategis di wilayah perbatasan dengan potensi perikanan yang melimpah,” kata Ansar.
Kendala Lahan Jadi Fokus Penyelesaian
Menurut Ansar, salah satu kendala utama dalam percepatan pembangunan KNMP adalah status lahan yang belum sepenuhnya clean and clear. Karena itu, ia meminta pemerintah kabupaten/kota segera menindaklanjuti persoalan tersebut.
Pemprov Kepri juga meminta dukungan KKP untuk memfasilitasi penyelesaian masalah lahan, termasuk untuk pembangunan koperasi nelayan di kawasan pesisir.
Dari sisi tata ruang, Kepri telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RWZP3K) yang mengatur pemanfaatan ruang bagi aktivitas nelayan.
“Di situ sudah diatur ruang-ruang aktivitas nelayan, sehingga tidak ada masalah lagi,” ujarnya.
Anggaran Rp20 Miliar per Kampung Nelayan
Ansar menyebutkan, setiap Kampung Nelayan Merah Putih akan didukung anggaran sekitar Rp20 miliar dari pemerintah pusat.
Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan berbagai fasilitas seperti tambatan perahu, pabrik es, coolbox, sentra kuliner, gudang beku, balai pelatihan nelayan, bantuan kapal dan mesin, bengkel nelayan, hingga SPBUN melalui sinergi dengan pihak swasta.
Ia menegaskan, dukungan pemerintah daerah menjadi kunci utama percepatan realisasi program tersebut.
“Ini peluang emas bagi daerah. Syarat utamanya lahan harus clean, clear, dan free serta ada dukungan penuh pemerintah daerah dalam kepastian hukum. Jika itu terpenuhi, KKP siap membangun,” kata Ansar.
Sudah Ada 4 KNMP di Kepri
Hingga saat ini, tercatat sudah ada empat Kampung Nelayan Merah Putih yang dibangun di wilayah Kepri, yakni tiga di Kota Batam dan satu di Kabupaten Natuna.
Pemerintah berharap program ini dapat terus diperluas agar manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat pesisir di seluruh kabupaten/kota di Kepri.
(*)
Editor : Putut Ariyo