PWI Kepri Dilantik Ulang, Usung Spirit DNA Pejuang dan Siap Hadapi Era AI

batampos • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 16:53 WIB
Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir resmi melantik ulang PWI Kepri untuk melanjutkan masa bakti 2023–2028, di Ballroom Harmoni One, Batam Center, Kamis (17/9/2026).
Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir resmi melantik ulang PWI Kepri untuk melanjutkan masa bakti 2023–2028, di Ballroom Harmoni One, Batam Center, Kamis (17/9/2026).

batampos — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Riau (Kepri) resmi dilantik ulang untuk melanjutkan masa bakti 2023–2028. Pelantikan dilakukan Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir di Ballroom Harmoni One, Batam Center, Kamis (17/9/2026).

Mengusung spirit “DNA Pejuang”, kepengurusan PWI Kepri periode tersebut menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kondusivitas sekaligus mendukung pembangunan di Provinsi Kepri.

Dalam prosesi tersebut, sejumlah pengurus inti PWI Kepri dilantik, di antaranya Saibansah Dardani sebagai Ketua, Alfian Lumban Gaol sebagai Sekretaris, dan Nizamul Akhyar sebagai Bendahara.

Turut dilantik Marganas Nainggolan sebagai Ketua Dewan Penasihat, Parna E. Simarmata sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Kepri beserta sekretaris dan anggota, serta Ramon Damora sebagai Ketua Dewan Pakar bersama jajaran anggotanya.

Pelantikan dihadiri sejumlah pengurus PWI Pusat, di antaranya Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Atal S. Depari, Sekretaris Jenderal Marthen Slamet Susanto, Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Zulkifli Ganni Ottoh, serta Direktur Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Aat Surya Safaat.

Hadir pula Ketua LAM Batam Kepri Yang Mulia Dato Wira Setia Utama Raja M. Amin, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan, Wakapolda Kepri Brigjen Pol Anom Wibowo, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricilia Ohei, serta jajaran Forkopimda Kepri lainnya.

Merawat DNA Pejuang di Tengah Era AI

Dalam amanatnya, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir mengatakan, pelantikan ulang tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan kembali potensi wartawan setelah dinamika dualisme kepengurusan di tingkat nasional diselesaikan melalui Kongres Persatuan pada Agustus 2025.

Menurut Munir, PWI sejak awal memiliki sejarah panjang sebagai organisasi wartawan yang lahir dari semangat perjuangan.

“PWI lahir dari tangan para wartawan pejuang yang turut mempertahankan kemerdekaan RI. Keberadaan PWI ini memiliki DNA pejuang di setiap zaman, mulai dari era prakemerdekaan, kemerdekaan, reformasi, hingga era disrupsi informasi saat ini,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan wartawan agar tetap menjaga nilai-nilai perjuangan dan profesionalisme di tengah perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

“Di era AI, wartawan harus punya verifikasi hati dan perasaan, hal yang tidak dimiliki oleh AI, meskipun teknologi bisa menduplikasi banyak hal. Wartawan jangan termanfaatkan oleh teknologi, tetapi harus menjadi pengguna teknologi informasi yang bijak dan bermanfaat,” ujarnya.

Dorong Sinergi Menjaga Kondusivitas Kepri

Spirit persatuan dan profesionalisme yang dibawa PWI Kepri mendapat dukungan dari jajaran Forkopimda Kepri.

Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan berharap PWI Kepri dapat terus berperan dalam menyajikan informasi yang membangun dan turut menjaga keamanan serta kenyamanan masyarakat di Bunda Tanah Melayu.

“Saya pribadi memperoleh banyak pelajaran berharga dari teman-teman wartawan. Kami siap bersinergi dengan PWI demi kepentingan bangsa dan daerah, khususnya Provinsi Kepri,” kata Iman.

Dukungan juga disampaikan Wakapolda Kepri Brigjen Pol Anom Wibowo. Ia mengapresiasi peran wartawan dalam menyampaikan informasi edukatif dan kondusif kepada masyarakat.

“Peran media sangat besar dan kami banyak belajar dari pers. Selamat kepada pengurus yang baru dilantik,” ujar Anom.

Ia berharap PWI Kepri mampu menjawab tantangan jurnalistik di masa depan sekaligus menjadi perekat antara pemerintah, kepolisian, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Semoga PWI Kepri menjadi organisasi yang mampu menjawab tantangan masa depan, sekaligus menjadi perekat antara pemerintah, kepolisian, dan seluruh stakeholder agar Kepulauan Riau tetap aman dan kondusif,” tuturnya.

Langsung Gelar OKK dan UKW

Pasca pelantikan, PWI Kepri langsung menggelar sejumlah agenda untuk memperkuat kapasitas dan profesionalisme anggotanya.

Salah satunya Orientasi Keorganisasian dan Kewartawanan (OKK) yang digelar pada Kamis (17/9/2026) di Harmoni One, Batam Center. Kegiatan tersebut membekali anggota dengan pemahaman mengenai organisasi, kode etik jurnalistik, aspek hukum, serta advokasi bagi wartawan.

Selanjutnya, Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dijadwalkan berlangsung pada 18–19 September 2026 di Balairungsari BP Batam.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya PWI Kepri memastikan wartawan memiliki standar kompetensi dan profesionalisme yang diakui secara nasional.

Dengan pelantikan ulang tersebut, PWI Kepri menegaskan komitmennya untuk kembali memperkuat marwah jurnalistik yang independen, berintegritas, profesional, serta mampu menjadi mitra strategis dalam pembangunan Provinsi Kepulauan Riau. (*)

 

Editor : Jamil Qasim
Dilantik ulang pwi kepri