Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Anak Anda Alergi Ikan? Ini yang Perlu Orangtua Lakukan

Ichwanul Fazmi • Minggu, 20 Juli 2025 | 13:15 WIB

ILUSTRASI. Alergi ikan.
ILUSTRASI. Alergi ikan.
batampos - Alergi ikan pada balita bisa menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua, terutama karena ikan adalah salah satu sumber nutrisi penting, seperti protein dan omega-3.

Namun, dengan pengetahuan yang tepat, orang tua bisa tetap memberikan pola makan sehat tanpa membahayakan kesehatan si kecil. Berikut hal-hal penting yang wajib diketahui:

1. Kenali Gejala Alergi Ikan pada Balita

Alergi ikan biasanya muncul dalam waktu singkat setelah balita mengonsumsi atau bahkan mencium aroma ikan. Gejalanya bisa ringan hingga berat, seperti:

Jika gejala ini muncul, segera hentikan konsumsi dan bawa anak ke dokter.

2. Konsultasi ke Dokter atau Ahli Alergi

Langkah awal yang penting adalah melakukan tes alergi untuk memastikan bahwa ikan memang pemicunya. Kadang, anak alergi hanya pada jenis ikan tertentu, bukan semua jenis ikan atau seafood.

3. Hindari Semua Bentuk Ikan di Awal

Setelah terdiagnosis alergi ikan, sebaiknya hindari semua jenis ikan untuk sementara waktu. Beberapa anak mungkin juga sensitif terhadap makanan laut lain seperti udang atau cumi. Diskusikan lebih lanjut dengan dokter mengenai penghindaran total atau bertahap.

4. Periksa Label Makanan dengan Teliti

Produk olahan seringkali mengandung ekstrak ikan atau perasa ikan, seperti:

Orang tua perlu teliti membaca label bahan dan sebaiknya memilih produk berlabel "bebas ikan" atau "fish-free".

5. Cari Pengganti Gizi dari Ikan

Balita yang alergi ikan tetap membutuhkan nutrisi penting seperti:

Konsultasi ke ahli gizi bisa sangat membantu untuk memastikan pertumbuhan anak tetap optimal.

6. Ajarkan Anak Sejak Dini Tentang Alerginya

Walau masih kecil, anak bisa diajarkan bahwa ada makanan tertentu yang tidak boleh ia makan. Gunakan bahasa sederhana dan pendekatan yang menyenangkan agar anak tidak merasa “berbeda” dari teman-temannya.

7. Siapkan Obat Darurat Bila Diperlukan

Pada anak dengan riwayat reaksi berat, dokter mungkin akan meresepkan antihistamin atau bahkan autoinjektor epinefrin (EpiPen). Orang tua perlu tahu cara menggunakannya dan membawanya ke mana pun anak pergi.

8. Beritahu Keluarga, Pengasuh, dan Guru

Pastikan semua orang yang terlibat dalam pengasuhan anak mengetahui kondisi ini, termasuk apa yang boleh dan tidak boleh diberikan kepada anak. Termasuk saat anak menghadiri pesta atau sekolah PAUD.

Alergi ikan memang bisa membatasi pilihan makanan, namun bukan berarti anak tak bisa tumbuh sehat dan aktif. Dengan edukasi yang tepat, perhatian terhadap makanan, dan dukungan dari lingkungan, anak bisa menjalani hidup yang normal dan bahagia meski tanpa konsumsi ikan. (*)

Editor : Ichwanul Fazmi
#kesehatan #balita #alergi