Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Kopi Bukan Obat Lelah, Hanya Menunda Rasa Letih

Antara • Rabu, 6 Mei 2026 | 19:59 WIB
Ilustrasi secangkir kopi yang sering dikonsumsi untuk mengatasi rasa lelah, meski efeknya hanya bersifat sementara.  F. Unsplash
Ilustrasi secangkir kopi yang sering dikonsumsi untuk mengatasi rasa lelah, meski efeknya hanya bersifat sementara. F. Unsplash

 

batampos — Secangkir kopi kerap jadi andalan saat tubuh mulai kelelahan. Namun, kebiasaan ini ternyata bukan solusi utama. Praktisi kesehatan masyarakat lulusan Universitas Indonesia, Ngabila Salama, mengingatkan bahwa kafein hanya menunda rasa lelah, bukan menghilangkannya.

“Kafein bukan menghilangkan kelelahan, melainkan menunda rasa lelah,” ujarnya, Rabu.

Menurut Ngabila, kopi memang mampu meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi karena merangsang sistem saraf pusat. Namun efek tersebut bersifat sementara.

Jika dikonsumsi berlebihan—terutama pada sore hingga malam hari—kafein justru bisa memicu berbagai gangguan. Mulai dari jantung berdebar, rasa cemas, gangguan lambung, hingga kualitas tidur yang menurun.

Karena itu, konsumsi kopi disarankan tetap dalam batas wajar. Di saat tubuh lelah, yang dibutuhkan sebenarnya adalah energi dan nutrisi yang cukup, bukan sekadar stimulasi.

Ngabila menyarankan, ketika nafsu makan menurun akibat lelah, pilih makanan dalam porsi kecil namun bergizi. Misalnya buah, telur, sup, yogurt, kacang-kacangan, atau makanan tinggi protein dan serat.

Ia juga mengingatkan untuk menghindari konsumsi gula berlebihan. “Makanan tinggi gula memang memberi energi cepat, tapi juga membuat energi cepat turun kembali,” jelasnya.

Selain itu, kecukupan cairan tak kalah penting. Dehidrasi dapat memperparah rasa lelah, sehingga konsumsi air putih harus tetap dijaga.

Gaya hidup aktif juga menjadi kunci. Olahraga ringan secara rutin dapat membantu menjaga kebugaran dan stamina tubuh.

Lebih jauh, Ngabila mengingatkan bahwa kelelahan seringkali memberi sinyal yang kerap diabaikan. Di antaranya mudah mengantuk di siang hari, sulit fokus, mudah lupa, emosi lebih sensitif, sakit kepala, hingga pegal berkepanjangan.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, kelelahan kronis berisiko memicu gangguan kesehatan fisik maupun mental. Salah satu pemicu utamanya adalah kurangnya tidur berkualitas. (*)

Editor : Putut Ariyotejo
#kafein #kelelahan #kopi #tidur #nutrisi