batampos – Maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) membuat pengendara diminta lebih waspada saat memarkir sepeda motor, baik di fasilitas umum maupun lingkungan tempat tinggal. Modus pelaku yang semakin beragam dinilai menuntut pengendara membangun kebiasaan parkir yang aman guna meminimalisir risiko kehilangan kendaraan.
Melalui edukasi keselamatan berkendara, Honda menegaskan bahwa keamanan sepeda motor tidak hanya ditentukan teknologi kendaraan, tetapi juga dipengaruhi perilaku dan kedisiplinan pengguna dalam menjaga kendaraan sehari-hari.
Salah satu langkah yang dianjurkan adalah memilih lokasi parkir yang aman dan mudah terpantau. Pengendara disarankan menghindari area parkir liar, tempat minim penerangan, maupun lokasi sepi yang jauh dari pengawasan masyarakat.
Area parkir resmi dengan dukungan CCTV, petugas keamanan, serta pencahayaan memadai dinilai lebih aman untuk mengurangi potensi tindak pencurian kendaraan.
Baca Juga: Meta Rombak Ribuan Pegawai demi Kejar Dominasi AI Global
Selain itu, posisi parkir juga dinilai berpengaruh terhadap keamanan kendaraan. Honda mengingatkan pengendara untuk membiasakan mengunci stang ke arah kanan karena posisi tersebut dapat mempersempit ruang gerak pelaku saat mencoba membobol kunci menggunakan alat tertentu.
Penggunaan pengaman tambahan seperti disc lock, rantai pengaman, maupun gembok roda juga disarankan untuk memberikan perlindungan berlapis terhadap kendaraan.
Secara teknis, pengaman tambahan dapat memperlambat upaya pelaku dalam membawa kendaraan secara paksa sehingga meningkatkan kemungkinan aksi pencurian diketahui warga sekitar atau petugas keamanan.
Beberapa tipe sepeda motor Honda saat ini juga telah dilengkapi fitur keamanan modern seperti Secure Key Shutter, Honda Smart Key System, Anti-Theft Alarm, hingga Answer Back System untuk membantu meningkatkan keamanan kendaraan saat diparkir.
Pengendara juga diimbau tidak meninggalkan dokumen kendaraan seperti STNK maupun BPKB di dalam jok motor. Kebiasaan tersebut masih sering ditemukan dan dinilai dapat memperbesar risiko penyalahgunaan dokumen apabila kendaraan hilang dicuri.
Bagi pengguna motor dengan fitur Anti-Theft Alarm dan Honda Smart Key System, sistem keamanan disarankan selalu dalam kondisi aktif sebelum pengendara meninggalkan kendaraan.
Sales Manager wilayah Kepulauan Riau, Duri Yanto, mengatakan kesadaran pengguna menjadi faktor utama dalam menjaga keamanan kendaraan.
Baca Juga: Jamaah Haji Lansia Asal Jakarta Hilang di Makkah, PPIH dan Polisi Arab Saudi Lakukan Pencarian
“Keamanan kendaraan tidak hanya bergantung pada teknologi motor, tetapi juga kebiasaan pengendaranya. Langkah sederhana seperti memilih lokasi parkir yang aman, menggunakan kunci tambahan, tidak meninggalkan surat kendaraan di dalam motor, hingga memastikan alarm aktif dapat membantu mengurangi risiko pencurian,” ujarnya.
Melalui kampanye #Cari_Aman, Honda juga mengajak masyarakat membangun budaya berkendara yang tidak hanya memperhatikan keselamatan di jalan, tetapi juga keamanan kendaraan saat diparkir.
Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dinilai mampu memberikan rasa aman bagi pengendara sekaligus membantu menekan angka pencurian kendaraan bermotor. (*)
Editor : Putut Ariyo