Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Tips Aman Traveling Saat Hamil

Antara • Selasa, 16 Juni 2026 | 09:09 WIB
Jalan-jalan kala hamil,boleh.  Ibu hamil yang ingin melakukan perjalanan jauh sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk memastikan tidak ada komplikasi atau penyulit selama kehamilan.   F. Unsp;lash
Jalan-jalan kala hamil,boleh. Ibu hamil yang ingin melakukan perjalanan jauh sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk memastikan tidak ada komplikasi atau penyulit selama kehamilan. F. Unsp;lash

batampos – Perjalanan jarak jauh atau traveling tetap dapat dilakukan oleh ibu hamil selama kondisi kehamilan sehat dan telah mendapatkan izin dari dokter kandungan. Bahkan, masa kehamilan trimester kedua dinilai sebagai periode yang relatif paling aman untuk bepergian dibandingkan trimester lainnya.

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), dr. Natasya Prameswari, Sp.OG, mengatakan ibu hamil yang ingin melakukan perjalanan jauh sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk memastikan tidak ada komplikasi atau penyulit selama kehamilan.

“Pada trimester kedua, biasanya kehamilan sudah tidak terlalu berisiko seperti trimester pertama maupun trimester ketiga yang mendekati persalinan,” kata dr. Natasya dalam wawancara di Depok, Jawa Barat, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, perjalanan menggunakan transportasi darat, laut, maupun udara tetap diperbolehkan selama kondisi ibu dan janin dalam keadaan baik. Namun, kenyamanan selama perjalanan harus menjadi perhatian utama.

Baca Juga:  BPS Kepri Jamin Data Responden Sensus Ekonomi 2026 Aman, Terapkan Prinsip TIR

Ia menyarankan ibu hamil memilih moda transportasi yang membuat tubuh tetap nyaman dan tidak memicu kelelahan berlebihan.

Selain itu, ibu hamil juga perlu memahami tanda-tanda bahaya yang dapat terjadi selama perjalanan, seperti kontraksi, perdarahan, atau pecah ketuban. Karena itu, penting mengetahui lokasi fasilitas kesehatan di daerah tujuan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kondisi darurat.

“Pastikan mengetahui lokasi fasilitas kesehatan di tempat tujuan sehingga jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan bisa segera mendapatkan penanganan medis,” ujarnya.

Untuk perjalanan jarak jauh, dr. Natasya juga menyarankan penggunaan stoking kompresi guna membantu mencegah Deep Vein Thrombosis (DVT) atau pembekuan darah yang berisiko terjadi akibat duduk terlalu lama.

Ia juga mengingatkan agar ibu hamil melakukan peregangan ringan atau berjalan singkat setiap dua hingga tiga jam selama perjalanan.

“Lakukan stretching ringan, seperti meregangkan kaki dan tangan atau berjalan sebentar agar tubuh tidak berada dalam posisi yang sama terlalu lama,” katanya.

Menurut dr. Natasya, kelelahan dan stres selama perjalanan dapat memicu kontraksi, termasuk kontraksi palsu. Namun, apabila kontraksi terjadi terus-menerus atau disertai gejala lain seperti perdarahan dan pecah ketuban, ibu hamil harus segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Selain menjaga kondisi fisik, ibu hamil juga disarankan membawa dokumen penting terkait kehamilan saat bepergian.

“Ibu hamil sebaiknya membawa kartu identitas serta buku kontrol atau catatan pemeriksaan kehamilan. Jika terjadi kondisi darurat, dokter di tempat tujuan dapat melihat riwayat kesehatan kehamilan sebelumnya,” jelasnya.

Baca Juga: Dewan Pers: Ada 1.277 Media Massa Telah Terverifikasi Faktual

Bagi ibu hamil yang harus melakukan perjalanan seorang diri, dr. Natasya menyarankan untuk memberitahukan status kehamilan kepada petugas transportasi atau pihak terkait agar bantuan dapat segera diberikan apabila terjadi masalah kesehatan selama perjalanan.

Ia juga mengingatkan agar ibu hamil tidak membawa barang bawaan yang terlalu berat dan melebihi kemampuan fisiknya.

Dengan persiapan yang matang, kondisi kesehatan yang baik, serta pengawasan dokter, perjalanan selama masa kehamilan tetap dapat dilakukan dengan aman dan nyaman tanpa mengganggu kesehatan ibu maupun janin. (*)

Editor : Putut Ariyo
#Traveling Saat Hamil #Kesehatan Kehamilan #Dokter Kandungan #Trimester Kedua #ibu hamil