7 Bahaya Bermain Handphone Sebelum Tidur

JawaPos • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 13:03 WIB
ilustrasi orang yang bermain ponsel sebelum tidur. Sumber foto: Freepik
ilustrasi orang yang bermain ponsel sebelum tidur. Sumber foto: Freepik

batampos - Handphone telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Selain untuk berkomunikasi, banyak orang menggunakan ponsel untuk bekerja, mencari hiburan, hingga mengakses media sosial.

Namun, kebiasaan bermain handphone menjelang tidur ternyata dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Paparan cahaya biru dari layar, ditambah aktivitas digital yang membuat otak tetap aktif, dapat mengganggu kualitas tidur dan memengaruhi kesehatan fisik maupun mental.

Berikut tujuh bahaya yang dapat muncul jika Anda terbiasa menggunakan handphone sebelum tidur.

1. Mengganggu Kualitas Tidur

Layar handphone memancarkan cahaya biru (blue light) yang dapat menekan produksi hormon melatonin, hormon yang berperan mengatur siklus tidur.

Akibatnya, tubuh menjadi lebih sulit merasa mengantuk dan kualitas tidur pun menurun. Tidur yang tidak nyenyak juga membuat tubuh terasa lelah saat bangun di pagi hari.

2. Mengurangi Durasi Tidur

Banyak orang hanya berniat menggunakan handphone selama beberapa menit sebelum tidur. Namun, tanpa disadari, aktivitas menggulir media sosial, menonton video, atau membaca berita sering membuat waktu tidur mundur lebih lama.

Jika terjadi setiap hari, kebiasaan ini dapat menyebabkan kekurangan waktu tidur secara kronis.

3. Meningkatkan Risiko Insomnia

Menggunakan handphone saat sudah berada di tempat tidur dapat membuat otak tetap aktif sehingga lebih sulit memasuki fase istirahat.

Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko insomnia atau kesulitan tidur, terutama jika dilakukan secara rutin.

4. Berdampak pada Kesehatan Mental

Kurang tidur akibat penggunaan handphone pada malam hari dapat meningkatkan risiko stres, kecemasan, serta perubahan suasana hati.

Paparan informasi yang berlebihan sebelum tidur juga dapat membuat pikiran sulit tenang dan mengganggu proses relaksasi.

5. Memicu Kecemasan dan Gangguan Emosi

Notifikasi, pesan, berita, maupun konten media sosial dapat memicu respons emosional yang membuat seseorang tetap terjaga.

Akibatnya, tubuh tidak memiliki kesempatan untuk benar-benar rileks sebelum tidur sehingga lebih mudah merasa gelisah, mudah marah, dan sulit mengendalikan emosi.

6. Berpotensi Menyebabkan Kenaikan Berat Badan

Kurang tidur dapat memengaruhi hormon yang mengatur rasa lapar dan metabolisme tubuh.

Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat meningkatkan nafsu makan, mengganggu pengaturan gula darah, serta meningkatkan risiko kenaikan berat badan dan gangguan metabolisme.

7. Menurunkan Fungsi Otak dan Produktivitas

Tidur yang cukup berperan penting dalam proses pemulihan otak, pembentukan memori, dan menjaga konsentrasi.

Jika waktu tidur terus berkurang akibat bermain handphone, kemampuan fokus, daya ingat, kecepatan berpikir, hingga produktivitas sehari-hari dapat ikut menurun.

Cara Mengurangi Kebiasaan Bermain Handphone Sebelum Tidur

Untuk menjaga kualitas tidur, Anda dapat mulai membatasi penggunaan handphone sekitar 30–60 menit sebelum tidur. Mematikan notifikasi, mengaktifkan mode malam (night mode), atau mengganti waktu bermain ponsel dengan membaca buku, meditasi, atau aktivitas relaksasi juga dapat membantu tubuh lebih siap beristirahat.

Tidur yang berkualitas tidak hanya membuat tubuh lebih segar keesokan harinya, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kesehatan fisik, fungsi otak, serta keseimbangan mental. (*)

Editor : Putut Ariyo
Cahaya Biru handphone kesehatan mental insomnia kualitas tidur