batampos- Harga telur Ayam di Lingga akhir-akhir ini melambung tinggi. Biasanya harga telur Ayam perbutir Rp2000 dan 3 butir Rp5000. Namun, beberapa Minggu belakangan ini harga telur Ayam di Lingga perbutirnya mencapai Rp2500.
Kenaikan harga ini dikarenakan ketersediaan stok telur Ayam di Lingga belakangan ini menjadi langka akibat transportasi laut Roro KMP Senangin yang biasanya melayani rute pelayaran Jagoh-Tungkal sedang mengalami Docking selama satu bulan belakangan ini.
Informasi yang didapatkan dari beberapa pedagang mengatakan bahwa stok Bahan Pokok yang dipasarkan di Lingga berasal dari Provinsi Jambi. Namun, karena suplay barang dari Jambi belum dapat masuk pedagang mengambil stok brang dari Kota Batam dan Tanjungpinang dengan harga yang sedikit lebih tinggi.
Juheli, salah satu pedagang di Pasar Dabo Singkep saat ditemui mengatakan memang beberapa hari belakangan ini harga telur mencapai Rp2500 perbutirnya.
"Kemarin memang harga telur perbutirnya Rp2500. Kenaikan harga ini dikarenakan stok telur Ayam langka dan barang yang dijual berasal dari Kota Batam dan Tanjungpinang," ujar Juheli, Selasa (24/6).
Yudiar, salah seorang warga Dabo Singkep mengatakan beberapa waktu belakangan ini harga telur ayam dipasaran melonjak hingga Rp2.500 perbutir.
"Kemarin telur ayam sempat langka di pasaran karena transportasi laut KMP Senangin yang biasanya melayani ekspedisi untuk mengangkat stok bahan pokok sedang alami Docking dan tidak melayani pelayaran sementara. Akibat kelangkaan tersebut harga menjadi melonjak. Biasanya saya beli Rp5000 dapat tiga butir telur ayam, namun skarang sudah tidak bisa lagi," ungkap Yudiar.
Para pedagang dan masyarakat berharap agar KMP Senangin yang melayani Pelayaran lintas Provinsi rute Jagoh-Tungkal dapat beroperasi kembali agar stok barang dagangan kembali stabil dan harga juga ikut kembali normal. (*)
Editor : Tunggul Manurung