Tingkatkan Mutu Sepak Bola Daerah, Askab PSSI Lingga Gelar Kursus Lisensi Pelatih
Vatawari BP• Kamis, 8 Januari 2026 | 11:45 WIB
Kegiatan kursus pelatih sepak bola berlisensi yang diselenggarakan oleh Askab PSSI Lingga, Rabu 7 Januari 2026. F. Vatawari/BATAM POS
Batampos - Minimnya jumlah pelatih sepak bola berlisensi di Kabupaten Lingga mendorong Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Lingga menggelar kursus kepelatihan bagi pelatih sepak bola lokal. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam pembinaan sepak bola daerah.
Kursus pelatih sepak bola berlisensi tersebut dilaksanakan selama tujuh hari, mulai 4 hingga 10 Januari 2026. Sebanyak 28 peserta yang merupakan pelatih dari klub-klub sepak bola di Kabupaten Lingga mengikuti kegiatan ini.
Melalui kursus ini, para peserta dibekali pengetahuan dasar kepelatihan, teknik permainan sepak bola, serta metode latihan yang sesuai dengan standar kepelatihan nasional. Askab PSSI Lingga menilai peningkatan kualitas pelatih menjadi fondasi penting dalam membangun pembinaan sepak bola usia dini hingga level kompetitif.
Wakil Ketua Askab PSSI Lingga, Supardi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda dan program resmi PSSI Lingga dalam upaya memajukan sepak bola daerah.
“Pelatihan ini adalah agenda dan program PSSI Lingga. Saat ini, pelatih sepak bola yang memiliki lisensi di Lingga baru ada tiga orang, selebihnya belum memiliki lisensi,” ujar Supardi.
Menurutnya, keterbatasan jumlah pelatih berlisensi menjadi salah satu tantangan utama dalam pengembangan sepak bola di Kabupaten Lingga. Kondisi tersebut berdampak pada kualitas pembinaan di tingkat klub dan usia dini.
Askab PSSI Lingga berharap, dengan diadakannya kursus ini, dapat terjadi peningkatan signifikan jumlah pelatih yang memiliki pemahaman dasar kepelatihan secara terstruktur dan sesuai standar.
“Harapannya, kegiatan ini memberikan hasil terbaik bagi pelatih-pelatih kita, sehingga mereka bisa melatih anak-anak di Lingga dengan standar yang lebih baik,” tambahnya.
Askab PSSI Lingga menargetkan para peserta kursus dapat menjadi motor penggerak pembinaan sepak bola usia muda di klub masing-masing. Dengan bertambahnya pelatih berlisensi dasar, pembinaan sepak bola di tingkat akar rumput diharapkan berjalan lebih sistematis, berkelanjutan, dan mampu melahirkan bibit atlet potensial dari Lingga. (*)