Awal Januari 2026, Puskesmas Dabo Lama Tangani 103 Kasus ISPA di Kecamatan Singkep
Vatawari BP• Senin, 12 Januari 2026 | 16:15 WIB
Kepala Puskesmas Dabo Lama, Hesty Ningrum. F. Vatawari/BATAM POS
Batampos - Puskesmas Dabo Lama, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, mencatat sebanyak103 pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)sejak awal Januari 2026 hingga pertengahan bulan ini. Kasus ISPA tersebut didominasi oleh warga Kecamatan Singkep.
Kepala Puskesmas Dabo Lama, Hesty Ningrum, menjelaskan bahwa ISPA umumnya disebabkan oleh infeksi virus, sepertiRhinovirusdanInfluenza.
“Virus ini dapat menular melalui droplet udara saat penderita batuk atau bersin, kontak langsung, maupun menyentuh benda yang terkontaminasi lalu menyentuh bagian wajah,” ujar Hesty Ningrum.
Selain faktor virus, kondisicuaca ekstremyang disertai angin kencang dan hujan dalam beberapa waktu terakhir juga dinilai berpengaruh terhadap meningkatnya risiko penyebaran ISPA.
Dari total 103 pasien yang ditangani Puskesmas Dabo Lama, sebanyak46 pasien berjenis kelamin laki-lakidan59 pasien perempuan.
Hesty menegaskan bahwa ISPA tidak bisa dianggap sebagai penyakit ringan. Jika tidak ditangani dengan baik, ISPA dapat berdampak serius terhadap kesehatan.
“Dampak ISPA bisa ringan, namun juga bisa fatal jika tidak segera ditangani. Dalam kondisi parah, penyakit ini dapat menyebabkan gagal napas,” tegasnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke Puskesmas atau rumah sakit apabila mengalami gejala ISPA, seperti batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan sesak napas.
Selain itu, Hesty juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan virus penyebab ISPA, salah satunya dengan menggunakan masker saat beraktivitas.
“Bagi penderita ISPA, dianjurkan menggunakan masker agar tidak menularkan virus kepada orang lain,” tutupnya. (*)