batampos - Investasi likuid atau mudah dicairkan, adalah pilihan ideal bagi mereka yang ingin mengembangkan aset tanpa mengorbankan akses cepat terhadap dananya. Likuiditas ini membuat investor lebih siap menghadapi kebutuhan mendadak atau peluang baru.
Investasi likuid ini, menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah investasi yang paling banyak diminati ibu rumah tangga. Berikut lima jenis investasi yang bisa dicairkan kapan saja, cocok bagi mereka yang menginginkan fleksibilitas tanpa mengurangi potensi keuntungan, yakni:
1. Reksa Dana Pasar Uang
Reksa dana pasar uang adalah salah satu pilihan investasi likuid yang banyak diminati. Produk ini mengalokasikan dana pada instrumen jangka pendek seperti deposito dan obligasi yang jatuh temponya di bawah satu tahun. Selain likuid, reksa dana pasar uang menawarkan imbal hasil yang lebih baik dibandingkan tabungan biasa, tetapi tetap relatif aman. Dengan proses pencairan yang umumnya membutuhkan satu hingga dua hari kerja, reksa dana pasar uang menjadi pilihan ideal bagi investor yang menginginkan akses cepat terhadap dana.
2. Flexi Deposit
Deposito fleksibel adalah alternatif deposito yang menawarkan fleksibilitas pencairan tanpa penalti besar. Berbeda dengan deposito konvensional, yang mengharuskan investor menunggu jatuh tempo untuk mencairkan dana, deposito fleksibel memungkinkan penarikan kapan saja sesuai kebutuhan. Meskipun bunga deposito fleksibel mungkin lebih rendah daripada deposito biasa, keunggulan likuiditasnya tetap menarik bagi investor yang mengutamakan aksesibilitas.
3. Emas
Emas memungkinkan Anda untuk membeli, menjual, dan menyimpan emas secara cepat. Dengan harga emas yang cenderung stabil, emas menjadi pilihan populer di kalangan investor pemula maupun berpengalaman yang mencari investasi likuid dan berpotensi menguntungkan dalam jangka panjang.
4. Saham Blue Chip
Saham blue chip adalah saham dari perusahaan besar dan mapan yang memiliki kinerja baik dan stabil. Likuiditas saham blue chip tergolong tinggi karena banyak diperdagangkan di bursa efek. Hal ini memungkinkan investor membeli atau menjual saham kapan saja selama jam perdagangan bursa. Dilansir dari Ngerti Saham, meskipun harga saham dapat berfluktuasi, saham blue chip umumnya lebih stabil dibandingkan saham lainnya, sehingga tetap diminati sebagai investasi yang likuid.
5. Peer-to-Peer Lending dengan Fasilitas Pendanaan Likuid
Peer to Peer (P2P) lending adalah investasi berbasis pinjaman yang memungkinkan Anda meminjamkan dana kepada individu atau bisnis melalui platform online. Beberapa platform P2P lending kini menawarkan fasilitas likuid, yang memungkinkan investor untuk mencairkan dana sebelum jatuh tempo. Namun, perlu diingat bahwa likuiditas pada P2P lending tergantung pada kebijakan platform yang digunakan, jadi pastikan untuk memahami aturan pencairan dana di platform yang Anda pilih. Dibutuhkan kebijakan maksimal untuk platform ini. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak