Beberapa jenis makanan dapat meningkatkan produksi bau tubuh, terutama yang mengandung senyawa tertentu yang memengaruhi metabolisme tubuh, yakni:
1. Bawang Putih dan Bawang Merah
Bawang putih dan bawang merah adalah bahan dapur yang sangat bergizi dan memiliki banyak manfaat kesehatan. Namun, kedua makanan ini mengandung senyawa sulfur yang dapat mempengaruhi aroma tubuh. Setelah dikonsumsi, senyawa ini akan diserap ke dalam darah dan dikeluarkan melalui pori-pori kulit, menyebabkan bau badan yang khas.
2. Daging Merah
Daging merah, terutama daging sapi dan kambing, dikenal kaya akan protein dan zat besi, tetapi juga mengandung lemak jenuh yang dapat meningkatkan produksi keringat. Selain itu, daging merah membutuhkan waktu yang lebih lama untuk dicerna, sehingga dapat menghasilkan bau tubuh yang lebih kuat akibat proses metabolisme yang lebih lama.
3. Makanan Pedas
Makanan pedas seperti cabai, lada, atau kari mengandung capsaicin, senyawa yang memberi rasa pedas pada makanan. Capsaicin dapat merangsang kelenjar keringat dan meningkatkan suhu tubuh, yang berujung pada peningkatan produksi keringat. Keringat yang lebih banyak ini dapat bercampur dengan bakteri di kulit, menyebabkan bau badan yang tidak sedap.
4. Kopi
Kopi dan minuman berkafein lainnya seperti teh hitam atau energi drink bisa mempengaruhi bau badan karena mengandung kafein yang merangsang kelenjar keringat. Selain itu, kafein dapat meningkatkan produksi keringat dan memperburuk bau badan. Jika Anda mengonsumsi kopi dalam jumlah berlebihan, keringat yang dikeluarkan bisa bercampur dengan bau kopi itu sendiri, menghasilkan aroma yang kurang sedap. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak