Batampos - Setelah menjalani hubungan jangka panjang, fase butterflies in the stomach perlahan menghilang. Ini wajar. Perasaan cinta bisa terasa hambar, membosankan, atau bahkan seperti sekadar rutinitas. Namun, bukan berarti cinta itu hilang. Bisa jadi, kamu dan pasangan hanya sedang berada di fase yang butuh penyegaran.
Berikut lima tips yang bisa kamu lakukan saat cinta mulai hambar, agar hubungan tetap sehat, langgeng, dan penuh makna, seperti dikutip dary Psychology Today, yakni:
- Sadari bahwa Fase Hambar Itu Normal
Hubungan tidak selalu berada dalam masa-masa manis seperti awal pacaran. Fase jenuh atau datar bisa menjadi bagian alami dari dinamika hubungan jangka panjang. Jangan panik, yang penting adalah bagaimana kalian menyikapinya.
- Lakukan Hal Baru Bersama
Rutinitas bisa membunuh romansa. Cobalah aktivitas yang belum pernah kalian lakukan sebelumnya, seperti traveling singkat, ikut kelas masak, sampai sekadar ganti tempat makan malam.
The Gottman Institute menyebutkan bahwa pasangan yang sering mencoba pengalaman baru bersama memiliki hubungan yang lebih kuat secara emosional.
- Saling Tanyakan: Apa yang Bisa Diperbaiki?
Buka ruang obrolan tanpa saling menyalahkan. Tanyakan secara terbuka apa yang membuat pasangan merasa jenuh dan apa yang bisa kalian lakukan bersama untuk memperbaikinya.
- Kirim Pesan Manis Seperti di Awal Hubungan
Cinta yang hambar bisa kembali manis dengan cara-cara sederhana, seperti mengirim pesan “kangen”, memuji pasangan, atau sekadar menyelipkan emoji hati di tengah kesibukan.
Bentuk-bentuk kecil dari kasih sayang seperti kata-kata cinta dan perhatian spontan bisa mempererat ikatan emosional dalam hubungan jangka panjang.
- Ingat Kembali Alasan Kalian Jatuh Cinta
Lihat kembali foto-foto lama, baca ulang chat pertama, atau ingat-ingat momen lucu dan mengharukan saat awal hubungan. Hal ini bisa membangkitkan perasaan cinta yang sempat tenggelam oleh rutinitas. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak