Batampos - Tidak ada seorang pun yang menginginkan putus cinta dari pasangannya. Keadaan ini sering kali meninggalkan luka emosional yang dalam. Perasaan sedih, marah, bingung, bahkan hampa bisa muncul secara bergantian. Tapi, di tengah emosi yang menggebu, penting untuk tidak mengambil keputusan gegabah.
Beberapa hal justru bisa memperparah luka dan menghambat proses move on. Jadi, sebaiknya hindari kondisi ini saat kamu putus cinta:
- Menghubungi Mantan Terus-Menerus
Kebiasaan mengirim pesan, stalking media sosial, atau mencari alasan untuk menghubungi mantan hanya akan memperpanjang rasa sakit. Menurut Psychology Today, kontak terus-menerus dengan mantan dapat memperlambat penyembuhan dan menciptakan ilusi rekoneksi. Sebaiknya, jauhkan diri sejenak, unfollow jika perlu, dan fokus pada dirimu sendiri.
2. Menyalurkan Emosi dengan Cara Negatif
Marah dan kecewa itu wajar. Tapi menyakiti diri sendiri, melampiaskan ke orang lain, atau konsumsi alkohol berlebihan bukan solusi. American Psychological Association menyebutkan, coping mechanism yang buruk bisa berdampak negatif pada kesehatan mental dan memperpanjang fase depresi pasca putus cinta. Dari pada melakukannya, coba journaling, olahraga, meditasi, atau terapi profesional.
3. Jangan Langsung Cari Pengganti (Rebound Relationship)
Hubungan rebound sering kali hanya dijadikan pelarian emosional. Ini bisa menyakiti dirimu maupun orang baru yang terlibat. Studi dari Journal of Social and Personal Relationships menunjukkan, rebound cenderung tidak bertahan lama dan kurang berkualitas secara emosional. Sebaiknya luangkan waktu untuk mengenal dirimu kembali sebelum membuka hati untuk orang baru.
4. Menyalahkan Diri Sendiri Terus-Menerus
Kegagalan hubungan tidak selalu sepenuhnya salah satu pihak. Menyalahkan diri bisa menghancurkan harga diri dan menurunkan kepercayaan diri. Sebaliknya, tulislah ulang narasi tentang putus cinta dengan sudut pandang yang lebih rasional dan penuh kasih sayang terhadap diri sendiri. Fokus pada pelajaran apa yang bisa kamu ambil dari kegagalan hubungan ini.
5. Mengisolasi Diri dari Lingkungan Sosial
Menarik diri dari teman dan keluarga hanya akan membuatmu merasa semakin kesepian dan terjebak dalam emosi. Studi oleh Healthline menunjukkan, dukungan sosial sangat penting untuk pemulihan emosional pasca hubungan berakhir. Habiskanlah waktu dengan orang-orang terdekat yang mendukungmu. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak