Batampos - Pekan Suci, atau Holy Week, merupakan momen penting bagi umat Kristen di seluruh dunia untuk memperingati sengsara, wafat di kayu salib, dan kebangkitan Yesus Kristus. Berbagai negara memiliki tradisi unik dalam merayakan Pekan Suci, yang telah dilestarikan selama berabad-abad. Berikut lima tradisi Pekan Suci yang masih dijalankan hingga kini:
1. Semana Santa di Larantuka, Indonesia
Di kota Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, umat Katolik merayakan Semana Santa, yang berarti "Pekan Suci" dalam bahasa Portugis. Tradisi ini telah berlangsung selama lebih dari lima abad, sejak pengaruh Portugis masuk ke Indonesia, khususnya ke Larantuka. Diadakan setiap tahun.
Semana Santa di Larantuka mencakup serangkaian prosesi dan doa yang berlangsung selama tujuh hari, dimulai dari Minggu Palma hingga Minggu Paskah. Salah satu prosesi yang paling terkenal adalah prosesi laut, di mana patung Tuan Meninu (Yesus kecil) diarak melintasi perairan Larantuka.
2. Prosesi Jalan Salib di San Fernando, Filipina
Di San Fernando, Pampanga, Filipina, ribuan umat Katolik mengikuti prosesi jalan salib yang dramatis setiap Jumat Agung. Beberapa peserta bahkan melakukan penyaliban secara simbolis sebagai bentuk penebusan dosa dan pengabdian. Tradisi ini menarik perhatian wisatawan dan media internasional setiap tahunnya.
3. Prosesi Semana Santa di Sevilla, Spanyol
Di Sevilla, Spanyol, Semana Santa dirayakan dengan prosesi besar-besaran yang melibatkan berbagai cofradías (perkumpulan keagamaan). Mereka mengarak patung-patung Yesus dan Bunda Maria yang dihias indah melalui jalan-jalan kota, diiringi musik dan doa. Tradisi ini telah menjadi bagian integral dari budaya Andalusia selama berabad-abad.
4. Via Crucis di Roma, Italia
Setiap Jumat Agung, Paus memimpin prosesi Via Crucis (Jalan Salib) di Roma. Prosesi ini melibatkan pembacaan doa dan meditasi di setiap jalan salib, yang menggambarkan perjalanan Yesus menuju penyaliban. Acara ini disiarkan secara global dan dihadiri oleh ribuan peziarah dari seluruh dunia
5. Alfombras di Antigua, Guatemala
Di kota Antigua, Guatemala, umat Katolik merayakan Pekan Suci dengan membuat alfombras, yaitu karpet berwarna-warni yang terbuat dari serbuk kayu, bunga, dan bahan alami lainnya. Karpet ini dihias dengan motif religius dan dibentangkan di jalan-jalan sebagai jalur prosesi. Tradisi ini mencerminkan perpaduan budaya Katolik dan Maya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak