Beberapa jenis buah justru bisa memicu peningkatan produksi asam lambung atau menyebabkan iritasi pada lambung dan kerongkongan. Berikut ini adalah lima jenis buah yang sebaiknya dihindari oleh penderita asam lambung:
- Jeruk dan Buah Citrus Lainnya
Contoh: jeruk, lemon, jeruk nipis, grapefruit
Buah-buahan ini tinggi kandungan asam sitrat yang bisa meningkatkan kadar asam di lambung. Mengonsumsinya dapat memperburuk gejala seperti nyeri ulu hati, panas di dada, dan refluks.
- Tomat
Meski sering dianggap sebagai sayuran, tomat sebenarnya buah. Tomat mengandung asam malat dan sitrat yang dapat merangsang produksi asam lambung berlebih. Ini juga berlaku untuk produk olahannya seperti saus tomat atau jus tomat.
- Nanas
Nanas mengandung asam askorbat (vitamin C) dalam kadar tinggi serta enzim bromelain yang dapat menyebabkan iritasi pada lambung jika dikonsumsi dalam jumlah besar, terutama bagi penderita lambung sensitif.
- Mangga Mentah
Mangga yang masih muda atau belum matang cenderung memiliki rasa asam yang tajam. Asam dari mangga mentah bisa memicu refluks atau sensasi terbakar di dada pada penderita GERD.
- Kiwi
Meski kaya akan vitamin C dan serat, kiwi juga memiliki tingkat keasaman tinggi. Konsumsinya bisa memperburuk gejala GERD pada sebagian orang, terutama jika dimakan dalam keadaan perut kosong.
Alternatif Buah yang Aman untuk Penderita Asam Lambung
Sebaliknya, berikut beberapa buah yang lebih aman dikonsumsi:
- Pisang
- Pepaya matang
- Semangka
- Melon
- Apel manis (hindari yang terlalu asam)
Meski buah-buahan sangat bermanfaat bagi kesehatan, penderita asam lambung perlu lebih selektif dalam memilih jenis buah. Perhatikan reaksi tubuh setelah mengonsumsi buah tertentu dan hindari yang dapat memicu gejala GERD. Untuk hasil terbaik, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi terkait pola makan yang sesuai dengan kondisi lambung kamu. (*)
Editor : Ichwanul Fazmi