Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Deteksi Dini Selamatkan Nyawa, Puskesmas Sekupang Dorong Perempuan Lakukan Pemeriksaan IVA

Rengga Yuliandra • Kamis, 1 Mei 2025 | 11:26 WIB
Deteksu dini, jom periksa serviks
Deteksu dini, jom periksa serviks

batampos – Kanker serviks masih menjadi salah satu penyebab utama kematian pada perempuan di Indonesia. Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Puskesmas Sekupang mengadakan layanan pemeriksaan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) secara gratis pada Rabu (30/4), sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan penyakit sejak awal.

Kepala Puskesmas Sekupang, Indriani Ningsih, menjelaskan bahwa pemeriksaan IVA merupakan metode sederhana namun sangat krusial untuk mengenali potensi kanker serviks sebelum mencapai stadium lanjut.

“Deteksi sejak dini dapat menyelamatkan nyawa. Sayangnya, masih banyak perempuan yang enggan memeriksakan diri karena takut ketahuan. Padahal jika diketahui lebih awal, pengobatannya bisa segera dilakukan dan kemungkinan sembuh menjadi jauh lebih besar,” ujar Indriani.

Pemeriksaan IVA yang diselenggarakan terbuka untuk umum dan tanpa pembatasan kuota ini, menurutnya, juga berfungsi sebagai sarana edukasi langsung kepada masyarakat. Dengan metode sederhana, petugas medis bisa mendeteksi tanda-tanda awal seperti luka atau lesi pada leher rahim yang berisiko menjadi kanker jika dibiarkan.

Indriani juga menjelaskan bahwa pada tahap awal, kanker serviks umumnya tidak menimbulkan gejala. Maka dari itu, pemeriksaan dini menjadi satu-satunya cara yang efektif untuk mencegah risiko yang lebih besar.

“Kami mendapati sejumlah kasus yang hanya berupa luka ringan. Hal tersebut bisa langsung ditangani di Puskesmas, dan kini juga tersedia layanan krioterapi di beberapa Puskesmas di Batam,” jelasnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari target pelayanan pemeriksaan IVA yang ditetapkan sebanyak 469 orang pada tahun 2025. Hingga saat ini, Puskesmas Sekupang telah melakukan 156 pemeriksaan, dengan seluruh hasil menunjukkan tidak ada yang positif.

Tak hanya menyediakan layanan pemeriksaan, pihak Puskesmas juga gencar memberikan edukasi kepada peserta terkait faktor risiko kanker serviks, seperti kebiasaan merokok, berganti pasangan, dan gaya hidup yang tidak sehat.

“Perempuan usia subur yang aktif secara seksual dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan setidaknya satu kali dalam setahun. Selain IVA, kami juga menyediakan layanan pemeriksaan payudara secara klinis oleh tenaga medis,” tambahnya.

Peringatan Hari Kartini dijadikan momentum untuk menumbuhkan kesadaran perempuan dalam menjaga kesehatannya, khususnya di tengah meningkatnya tren penyakit tidak menular.

Antusiasme masyarakat dalam kegiatan ini cukup tinggi. Banyak warga datang tanpa rasa cemas, bahkan mereka aktif bertanya kepada petugas mengenai manfaat dan tahapan pemeriksaan.

“Jangan menunda pemeriksaan. Lebih baik mencegah lebih awal daripada menyesal di kemudian hari. Kesehatan adalah perjuangan yang harus dimulai dari diri sendiri,” tutup Indriani. (*)

Editor : Putut Ariyo
#puskemas