Sayangnya, banyak anak yang tidak mendapatkan jam tidur yang cukup, baik karena pola tidur yang tidak teratur, paparan layar gadget, atau aktivitas yang padat.
Padahal, kekurangan tidur bisa membawa dampak serius bagi kesehatan fisik dan mental anak. Berikut adalah 7 dampak buruk yang bisa terjadi jika anak kekurangan jam tidur:
1. Penurunan Konsentrasi dan Prestasi Akademik
Anak yang kurang tidur cenderung sulit fokus, mudah lupa, dan tidak bisa menyerap informasi dengan baik. Hal ini akan memengaruhi performa mereka di sekolah, termasuk kemampuan membaca, berhitung, dan menyelesaikan tugas.
2. Gangguan Emosi dan Perilaku
Kurang tidur dapat membuat anak lebih mudah marah, cemas, dan frustrasi. Mereka bisa menjadi lebih agresif, mudah menangis, atau menunjukkan perilaku menantang. Ini juga bisa berdampak pada hubungan sosial anak dengan teman sebaya.
3. Terganggunya Pertumbuhan Fisik
Saat tidur, tubuh anak memproduksi hormon pertumbuhan (growth hormone) secara maksimal. Jika jam tidur kurang, proses pertumbuhan bisa terganggu, termasuk perkembangan tinggi badan dan kekuatan otot.
4. Menurunnya Sistem Imun
Tidur yang cukup membantu sistem kekebalan tubuh bekerja optimal. Anak yang sering begadang atau kurang tidur lebih rentan terserang penyakit, seperti flu, batuk, atau infeksi lainnya.
5. Risiko Obesitas Meningkat
Kekurangan tidur mengganggu keseimbangan hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang. Anak jadi lebih sering lapar dan cenderung memilih makanan tidak sehat. Ditambah lagi, kurang tidur membuat anak kurang aktif secara fisik.
6. Masalah Mental di Kemudian Hari
Penelitian menunjukkan bahwa anak yang kronis kekurangan tidur memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan mental saat remaja atau dewasa, seperti depresi dan kecemasan. Kualitas tidur sejak dini sangat menentukan kesehatan mental jangka panjang.
7. Kecelakaan atau Cedera
Anak yang mengantuk menjadi kurang waspada dan tidak sigap, sehingga lebih berisiko mengalami kecelakaan saat bermain, berolahraga, atau bahkan saat berjalan. Ini bisa membahayakan keselamatan mereka sehari-hari.
Berapa Jam Tidur Ideal Anak?
Berikut panduan waktu tidur yang direkomendasikan oleh para ahli:
- Bayi (4–12 bulan): 12–16 jam (termasuk tidur siang)
- Balita (1–2 tahun): 11–14 jam
- Anak prasekolah (3–5 tahun): 10–13 jam
- Anak usia sekolah (6–12 tahun): 9–12 jam
- Remaja (13–18 tahun): 8–10 jam
Jadi, jangan anggap remeh jam tidur anak. Karena kurang tidur hari ini bisa berdampak besar di masa depan. Oleh karenanya orangtua perlu membantu anak memiliki rutinitas tidur yang teratur, menghindari paparan layar sebelum tidur, serta menciptakan lingkungan tidur yang nyaman. (*)
Editor : Ichwanul Fazmi