Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Hindari Saat Perut Kosong, Ini Cara Konsumsi Kedondong yang Aman agar Tubuh Tetap Sehat

Chahaya Simanjuntak • Kamis, 5 Juni 2025 | 21:30 WIB

BUAH kedondong atau ambarella.
BUAH kedondong atau ambarella.

Batampos – Kedondong dikenal sebagai buah tropis yang memiliki rasa asam menyegarkan dan sering dijadikan campuran rujak atau asinan.

Meski kaya akan vitamin C, antioksidan, dan serat, mengonsumsi kedondong juga perlu dilakukan dengan cara yang tepat agar manfaatnya optimal dan tidak menimbulkan efek samping bagi tubuh.

Berikut ini beberapa cara konsumsi kedondong yang aman dan sehat, yakni:

1. Jangan Konsumsi Berlebihan

Kedondong memiliki tingkat keasaman tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, buah ini bisa menyebabkan iritasi lambung, terutama bagi orang yang memiliki riwayat asam lambung (GERD) atau maag.

Batas wajar konsumsi kedondong adalah 1–2 buah per hari untuk orang dewasa yang sehat, terutama bila dikonsumsi dalam bentuk segar tanpa tambahan bumbu.

2. Hindari Terlalu Banyak Gula atau Garam

Kedondong sering diolah menjadi rujak atau manisan, yang biasanya dicampur dengan gula merah, garam, atau cabai. Meski rasanya jadi lebih nikmat, tambahan garam atau gula secara berlebihan bisa mengurangi manfaat sehat dari buah ini.

Gunakan sedikit gula atau garam, atau olah kedondong dengan perasan jeruk nipis dan madu untuk rasa alami yang tetap sehat.

3. Kupas dan Cuci Bersih Sebelum Dikonsumsi

Kulit kedondong bisa mengandung residu pestisida jika tidak dicuci dengan benar. Pastikan mencuci buah di bawah air mengalir dan mengupas kulitnya sebelum dikonsumsi, terutama jika dikonsumsi mentah.

Rendam kedondong dalam air garam selama 10–15 menit lalu bilas untuk memastikan kebersihan lebih maksimal.

Baca Juga: BI Kepri Tindak Lanjuti Temuan 1.045 Lembar Uang Palsu

4. Perhatikan Kondisi Gigi dan Pencernaan

Karena teksturnya keras dan berserat, kedondong sebaiknya dipotong kecil-kecil saat dikonsumsi. Menggigit langsung kedondong yang keras dapat merusak gigi, terutama gigi sensitif atau gigi berlubang.

Konsumsi dalam bentuk jus atau serutan halus bisa jadi alternatif yang lebih aman untuk anak-anak atau lansia.

5. Hindari Konsumsi Saat Perut Kosong

Kedondong yang asam bisa memicu peningkatan asam lambung bila dikonsumsi saat perut kosong. Hal ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman di perut atau mual.

Makan kedondong sebagai pencuci mulut setelah makan utama, atau sebagai camilan sehat di antara waktu makan. (*)

 

Editor : Chahaya Simanjuntak
#Kedondong #buah