Mengenal Gelato si Manis Segar, Harta Karun Italia yang Mendunia
Chahaya Simanjuntak• Rabu, 16 Juli 2025 | 16:31 WIB
ILUSTRASI gelato. Es krim khas Italia yang teksturnya lembut.
Batampos - Gelatoberasal dari bahasa Italia yang berarti es krim, namun berbeda dari es krim ala Amerika, gelato memiliki kandungan lemak lebih rendah. Hanya sekitar 4–9 persen. Biasanya, disajikan pada suhu sekitar -10 derajat C hingga -15 derajat C. Lebih tinggi suhunya daripada es krim konvensional, sehingga menghasilkan menghasilkan tekstur lebih lembut dan kaya rasa.
Gelato hadir pertama sekali di Italia. Dilansir dari Michelin Guide, konon dikembangkan oleh Cosimo Ruggeri dan Bernardo Buontalenti di Firenze Goldbelly, pada abad ke -16.
Pada 1686, Francesco Procopio dei Coltelli membawa gelato ke publik melalui Cafe Procope di Paris. Inilah yang membuka jalan gelato menyebar ke seluruh Eropa.
Seiring perkembangannya yang semakin diminati, pada 1945, Bruto Carpigiani akhirnya membuat mesin gelato otomatis di Bologna. Ini menjadikan produksi gelato semakin mudah, dan semakin banyak.
Mengenai rasa, gelato lebih kuat karena tekstur lemaknya tidak menyelimuti lidah. Jadi cita rasa buah atau kacang terasa lebih jelas.
Umumnya, gelato disajikan dengan teknik seracciatella, dimana gelato klasik disajikan dengan serpihan cokelat. Teknik ini ditemukan di Bergamo, 1961 lalu. Seiring perkembangan zaman, kemudian disajikan dengan menggunakan spatulas datar, bukan scoop seperti es krim khas Amerika. Saat disajikan, tampilannya meliuk alami dan lembutdi mulut.
Lantas bagaimana memilih gelato asli? Gelato artisan yang asli biasanya disimpan rata (flat) di dalam loyang. Bentuknya menyerupai gunung biasanya sinyal gelato instan dan komersial. Untuk menikmati gelato, pilihlah gelateria kecil yang memproduksi harian. Bukan dalam porsi besar di kawasan turis. (*)