Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Kebiasaan Menggigit Kuku: Dampak Buruk yang Mengancam Kesehatan Fisik dan Mental

Slamet Widodo • Jumat, 1 Agustus 2025 | 06:00 WIB

Photo
Photo
batampos - Kebiasaan menggigit kuku dianggap sebagai kebiasaan lumrah di kalangan anak - anak dan remaja. Kebiasaan ini memiliki istilah ilmiah onychophagia.

Dikutip dari bharian.com.my, Onychophagia adalah perilaku yang dilakukan berulang ketika seseorang merasa cemas, bosan, dan sudah menjadi kebiasaan yang dilakukan tanpa sadar. Walaupun kelihatan sepele, kebiasaan ini bisa membawa dampak buruk bagi kesehatan fisik dan mental seseorang.

Dampak buruk kebiasaan menggigit kuku

1. Penampilan kuku menjadi rusak

Kuku yang terus digigit akan menjadi tidak rata, mudah patah, dan terlihat tidak rapi. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini bisa mempengaruhi pertumbuhan kuku dan membuat cacat permanen pada bentuk kuku.

2. Risiko infeksi

Menggigit kuku bisa memunculkan infeksi bakteri. Bagian bawah kuku menjadi tempat yang mudah terkena kotoran dan bakteri.

3. Menimbulkan masalah pencernaan

Ketika menggigit kuku ada kuman - kuman yang tidak terlihat masuk ke dalam mulut. Kuman - kuman ini bisa memunculkan penyakit, seperti radang tenggorokan, diare, dan masalah pencernaan lainnya.

4. Munculnya paronychia

Jika kebiasaan ini terus dilakukan tanpa ada kesadaran untuk berhenti bisa menimbulkan penyakit pada kuku. Munculnya paronychia, yaitu peradangan pada kulit di sekitar kuku.

5. Struktur gigi menjadi rusak


Kebiasaan menggigit kuku bisa mengubah struktur gigi, gigi menjadi miring, dan retak. Tidak hanya pada gigi saja, adanya rasa sakit pada rahang karena tekanan berulang saat menggigit kuku.

6. Memunculkan masalah kesehatan mental

Kebiasaan ini biasanya adalah bentuk dari coping mekanisme yang tidak sehat. Biasanya dikaitkan dengan kondisi kesehatan seperti, depresi, gangguan kompulsif obsesif (OCD), kecemasan, sindrom tourette, dan gangguan hiperaktif kekurangan perhatian (ADHD).

Kebiasaan ini bisa juga mempengaruhi kepercayaan diri dan interaksi sosial, terutama jika kuku tampak tidak terawat atau berdarah.

Tips agar mengurangi kebiasaan menggigit kuku

1. Melakukan aktivitas produktif seperti membaca buku, olahraga, merajut, dan lainnya

2. Pastikan kuku selalu dalam keadaan dipotong pendek

3. Lakukan perawatan kuku dengan mempercantik kuku

4. Pergi ke ahli profesional jika kebiasaan muncul karena tekanan emosional

Kebiasaan menggigit kuku tidak hanya memberikan dampak buruk kepada kesehatan, tetapi penampilannya juga. Perlunya sadar dalam mencegah hal - hal ini untuk lebih peka terhadap kesehatan tubuh. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#gigit kuku #Onychophagia