Alasan Generasi Z dan Milenial Tetap Menggemari Sepatu Vans di Masa Kini
Chahaya Simanjuntak• Sabtu, 2 Agustus 2025 | 08:00 WIB
ILUSTRASI sepatu Vans. Modelnya yang keram gender neutral membuat baik pria maupun wanita sangat cocok memakainya.
Batampos - Vans tetap menjadi favorit generasi Z dan milenial saat ini, karena mereka menganggap model sepatu dari merek ini telah teruji dan terbukti mampu melewati tren sesaat dan terus relevan di tengah perubahan gaya hidup urban.
Tak hanya itu, Business Insider melaporkan, Generasi Z dan Milenial, tetap memilih sepatu ini karena alasan lain, seperti:
Vans lahir dari budaya skateboard Amerika Serikat sejak 1966, menjadi simbol pemberontakan dan kreativitas rakyat muda. Popularitas mereka semakin meluas setelah muncul dalam film Fast Times at Ridgemont High tahun 1982 dengan sepatu checkerboard worn oleh Sean Penn sebagai Jeff Spicoli.
Generasi Z dan milenial menghargai akar merek yang autentik dari subkultur, bukan sekadar tren fashion.
2. Desain Ikonik yang Versatil dan Sederhana
Model seperti Old Skool, Slip-On checkerboard, dan Era menawarkan siluet minimalis dan gender neutral yang cocok untuk berbagai gaya busan. Desainnya timeless. Dapat dipadukan dengan jeans, chino, atau celana trendi lain untuk tampilan kasual maupun semi-formal.
Warna-warna klasik seperti hitam-putih hingga pastel membuat sepatu ini fleksibel dan mudah mix and match.
Fitur outsole waffle Vans memberikan grip kuat dan kenyamanan untuk aktivitas sehari-hari maupun skateboarding. Harganya juga cukup terjangkau yang mengutamakan value for money.
4. Kolaborasi Kreatif dan Nostalgia Crossover
Kolaborasi dengan brand seperti Supreme, Nintendo, Disney, Marvel, NASA, hingga artis indie membawa elemen nostalgia sekaligus relevansi pop‑culture. Kolaborasi tersebut menciptakan edisi terbatas yang digandrungi kolektor dan memberikan kesan ekklusif tapi masih terjangkau.
5. Strategi Pemasaran Otentik dan Komunitas
Vans menonjolkan pemasaran yang autentik: bukan sponsorship besar, tetapi kolaborasi dengan musisi, seniman, dan influencer yang benar-benar mencintai brand itu.
6. Keberhasilan Viral & Engagement Media Sosial
Meme viral “Damn Daniel” pada Februari 2016 menumbuhkan exposure besar, dimana sepatu white Vans menjadi ikon internet seketika. Aktivitas di Instagram dan TikTok terus mempromosikan Vans di kalangan Gen Z, generasi yang sangat dipengaruhi konten visual bite-size di media sosial masa kini. (*)