Batampos - Arugula atau daun roket dengan Bahasa Latin Eruca vesicaria atau Eruca sativa merupakan salah satu sayuran hijau yang tergolong ke dalam superfood karena kandungan nutrisinya yang tinggi. Sayur ini kini menjadi salah satu menu wajib sayuran premium bagi mereka penikmat hidup sehat.
Namun tahukah kamu? Bahwa ternyata arugula sudah ada sejak ribuan tahun lalu dan sudah digunakan oleh bangsa Romawi kuno sebagai bahan makanan dan obat tradisional. Jejak sejarah tanaman ini juga sudah digunakan di Mesir.
Jadi ternyata, sayuran hijau dengan rasa pedas segar ini bukan sekadar tren, melainkan bagian dari budaya Mediterania yang kaya akan sejarah dan dikenal sejak abad pertama Masehi.
Melansir Vogue, bangsa Romawi kuno percaya arugula memiliki khasiat sebagai afrodisiak dan penambah energi. Tak hanya daunnya saja, melainkan biji hingga minyak arugula digunakan dalam berbagai ritual dan ramuan tradisional untuk menyembuhkan penyakit pada saat itu.
Baca Juga: Resep Praktis untuk Anda yang Mau Hidup Sehat, Salad Superfood Enak dan Bergizi
Tak hanya bangsa Romawi, masyarakat Mesir kuno juga memanfaatkan arugula sebagai obat herbal untuk melancarkan pencernaan dan meningkatkan vitalitas.
Di masa kini, selain dikonsumsi sebagai pendamping utama makanan, arugula sering dipakai sebagai bagian dari pengobatan tradisional di wilayah Mediterania. Kandungan alami seperti glukosinolat, vitamin C, dan antioksidan dipercaya membantu tubuh melawan peradangan, meningkatkan imunitas, hingga menjaga kesehatan jantung seperti hasil penelitian dari Oregon State University Extension.
Baca Juga: Manchild Fenomena Pria Dewasa tapi Kekanak - kanakan, Ini Penjelasannya
Pola makan atau diet Mediterania terkenal sebagai salah satu gaya hidup sehat yang diakui dunia hingga saat ini. Nah, arugula menjadi bagian penting dalam diet ini. Biasanya disajikan dalam bentuk salad segar, campuran pasta, atau topping pizza. Rasa khasnya yang sedikit pedas berpadu dengan keju, kacang, dan minyak zaitun, menjadikannya komponen ideal dalam kuliner Mediterania.
Mengapa arugula ini identik dengan diet sehat ala Mediterania? karena penelitian modern dari Cleveland Clinic menyebutkan, arugula kaya akan anti oksidan, serat, vitamin K dan kalsium. Tak hanya itu, mengandung beta-karoten dan lutein juga, serta yang terpenting rendah kalori dan kaya nutrisi sehingga menyehatkan jantung, tulang, dan mencegah penuaan dini apabila dikonsumsi teratur.
Dari zaman Romawi kuno hingga era modern, arugula tetap menjadi sayuran yang istimewa karena khasiatnya. Harga sebanding dengan khasiatnya sebagai superfood. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak