Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Tahu dalam Tren Kuliner Modern, Mulai dari Vegan Food hingga Camilan Kekinian

Chahaya Simanjuntak • Senin, 29 September 2025 | 12:59 WIB

ILUSTRASI. Tumis tahu dan tempe, salah satu alternatif makanan pengganti ikan bagi balita alergi.
ILUSTRASI. Tumis tahu dan tempe, salah satu alternatif makanan pengganti ikan bagi balita alergi.

Batampos - Tahu merupakan makanan tradisional berbahan kedelai yang sudah lama dikenal di Asia, kini semakin populer dan inovatif dalam dunia kuliner modern, khususnya di Indonesia.

Tahu kini dapat ditemukan di berbagai menu vegan hingga camilan kekinian, tahu mengalami transformasi menarik yang membuatnya digemari oleh banyak kalangan, mulai dari pecinta makanan tradisional hingga mereka kalangan jetset.

Semakin banyak restoran dan dapur rumahan yang memasukkan tahu ke dalam menu vegan atau plant based sebagai pengganti protein hewani. Digunakan dalam berbagai hidangan seperti tumisan, kari, salad, atau digabungkan dengan bahan berbasis nabati lain untuk menciptakan tekstur dan rasa yang menyerupai daging.

Baca Juga: 10 Makanan Khas Batam yang Wajib Dinikmati Saat Berkunjung

Contohnya, resep mushroom mapo tofu vegan yang menggantikan daging giling dengan jamur shiitake telah menarik perhatian di media internasional sebagai hidangan alternatif yang lezat dan ramah tanaman. Demikian dilansir dari The Guardian.

Di Indonesia sendiri, tahu tak hanya disajikan sebagai lauk utama atau sayuran pelengkap. Namun sekarang banyak inovasinya dalam bentuk camilan ringan yang viral. Misalnya:

- Kulit tahu goreng siap saji dengan berbagai varian rasa seperti pedas, manis, atau gurih

- Stik tahu goreng atau tahu gulung yang dibumbui dan mudah disantap sebagai cemilan kekinian.

Tren ini dipicu oleh permintaan konsumen muda yang menginginkan camilan praktis, cepat, dan cocok untuk kebutuhan viral di media sosial.

Baca Juga: RSUD Embung Fatimah Catat 79 Kasus DBD Sepanjang 2025

Selain itu, ada juga tahu isi atau tofu yang diisi dengan beragam kombinasi lainnya. Ini menjadi salah satu inovasi rasa yang digemari. Produk stuffed tofu pedas (spicy stuffed tofu) menjadi contoh bahwa tahu bisa diolah tak hanya dengan rasa tradisional tetapi juga rasa yang lebih berani dan disesuaikan selera lokal. 

Proses inovasi ini melibatkan riset preferensi konsumen seperti tekstur besar atau kecil, rasa yang sedikit gurih, bentuk kemasan menarik, dan kematangan tertentu menjadi faktor penting agar produknya diterima pasar. 

Selain camilan dan menu vegan, tahu juga mulai dipadukan dengan bahan-bahan non-tradisional untuk menghasilkan hidangan fusion yang menarik. Contohnya adalah mushroom fish tofu, yaitu tahu yang dipadu dengan jamur dan ikan. Produk ini menawarkan kombinasi tekstur lembut tahu dan rasa khas ikan, cocok untuk konsumen yang mencari variasi. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#kuliner tahu #tahu