Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Hyodol, Boneka Robot AI yang Jadi Solusi Atasi Kesepian Lansia di Korea Selatan

Chahaya Simanjuntak • Selasa, 2 Desember 2025 | 14:05 WIB

 

ILUSTRASI lansia di Korea Selatan berbincang pengan Hyodol, boneka pintar berteknologi AI-Generated. F Courtesy Hyodol
ILUSTRASI lansia di Korea Selatan berbincang pengan Hyodol, boneka pintar berteknologi AI-Generated. F Courtesy Hyodol

Batampos -  Di tengah meningkatnya jumlah populasi lansia yang hidup sendirian di Korea Selatan, sebuah inovasi kecerdasan buatan (AI) di negara itu pun muncul memberikan solusi, yakni menghadirkan boneka pintar Hyodol atau disebut “robo-grandma dolls”.

Boneka berteknologi AI ini dirancang untuk memberikan pendampingan emosional dan praktis sekaligus membantu mengurangi kesepian dan rasa terisolasi bagi para lansia tersebut.

Hyodol atau Robo-grandma dolls diciptakan dengan visualisasi boneka lembut yang tampak seperti boneka anak-anak. Boneka itu berpenampilan bersahabat dan suara ramah seperti anak kecil. Boneka ini dilengkapi sistem AI, sensor, dan kemampuan percakapan yang memungkinkan mereka berinteraksi dengan pemiliknya dengan para lansia tersebut.

Saat penggunanya pulang ke rumah, boneka bisa menyapa. Misalnya: "Nenek, aku sudah menunggumu seharian". Sebuah sapaan sederhana yang bisa membawa kenyamanan emosional.

 Selain itu, robo-grandma bisa membantu tugas praktis sehari-hari para lansia itu, seperti mengingatkan waktu minum obat atau makan, memutar musik, menawarkan latihan kognitif ringan, hingga mendeteksi jika pemiliknya tidak bergerak dalam waktu lama dan kemudian mengirimkan peringatan ke caregiver atau keluarga.

Mengapa Inovasi Ini Hadir?

Korea Selatan kini menghadapi tantangan demografi serius. Dimana jumlah lansia terus meningkat, sementara banyak dari mereka hidup sendiri akibat perubahan struktur keluarga dan rendahnya tingkat kelahiran.

 Sistem tradisional di mana lansia dirawat oleh keluarga, kini semakin sulit diandalkan, dan fasilitas perawatan lansia sering kewalahan.

Dalam konteks ini, robo-grandma muncul sebagai alternatif “teman virtual” yang bisa menemani lansia 24 jam sehari tanpa biaya sebanding dengan caregiver manusia, dan lebih mudah diakses.

Sejak peluncuran massal pada bulan lalu, lebih dari 12.000 robo-grandma dolls telah disebarkan kepada lansia yang hidup sendiri di Korea Selatan. Banyak lansia melaporkan, boneka ini mengurangi rasa kesepian, memberikan penghiburan emosional, dan membuat mereka merasa didengar dan dihargai. Mereka menjadikan boneka ini sebagai sahabat.

Bekerja sebagai mata dan telinga ketika caregiver manusia tidak hadir, robo-grandma mampu memantau kondisi fisik dan emosional pengguna, mendeteksi potensi bahaya, serta membantu pekerja sosial dan keluarga melakukan intervensi lebih cepat jika diperlukan. 

Meski begitu, para ahli kesehatan dan sosial pun menekankan bahwa perawatan lansia idealnya tetap mengombinasikan teknologi dan interaksi manusia. High tech, but high touch.Teknologi bisa membantu, tetapi empati nyata berasal dari keluarga, teman, atau caregiver manusia yang tetap tak tergantikan. (*)

 

Editor : Chahaya Simanjuntak
#korea selatan #Robo grandma doll #AI Generated #Boneka Pintar Hyodol