batampos - Di tengah ekspansi besar - besaran kolonialisme Eropa pada abad ke-15 hingga awal abad ke-20, banyak wilayah di dunia jatuh ke tangan kekuatan Barat seperti Inggris, Prancis, Belanda, dan Spanyol.
Namun, ada sejumlah negara yang berhasil mempertahankan kedaulatan mereka.
Negara ini tidak pernah menjadi koloni resmi bangsa Barat walaupun berada di bawah tekanan politik, ekonomi, hingga militer.
Daftar Negara yang Tidak Pernah Dijajah
Ini 10 Negara yang tidak pernah di bawah pemerintahan kolonial Eropa, dikutip dari Jagran Josh:
1. Bhutan
Negara kecil di pegunungan Himalaya yang mempertahankan kedaulatan melalui diplomasi dan perjanjian.
Menghindari kolonialisasi penuh meskipun Inggris mempengaruhi kebijakan luar negerinya.
Baca Juga: Algojo Jadi Andalan Baru Vidio, Perpaduan Aksi, Drama, dan Konflik Moral
2. Iran
Menghadapi tekanan dan intervensi dari Inggris dan Rusia. Tidak pernah menjadi koloni resmi kekuatan Barat.
3. Nepal
Kerajaan pegunungan menolak dominasi kolonial Inggris lewat perlawanan militer dan diplomasi.
4. Tiongkok
Kekaisaran Tiongkok menolak kolonialisasi langsung meskipun menghadapi tekanan dan serangkaian perjanjian tidak seimbang dengan negara Barat.
5. Jepang
Modernisasi cepat era Meiji, Jepang berhasil mempertahankan kemerdekaan. Menjadi kekuatan yang menjajah wilayah lain di Asia.
6. Korea
Korea tetap merdeka dari kolonialisasi Eropa meskipun diduduki Jepang pada awal abad ke-20.
7. Afghanistan
Negara ini mengalahkan upaya kolonialis Inggris dan mempertahankan kedaulatannya.
8. Ethiopia
Negara Afrika yang menolak kolonialisasi Eropa. Menang atas Italia dalam Pertempuran Adwa 1896 menjadi simbol perlawanan Afrika terhadap kolonialisme.
9. Arab Saudi
Berada di bawah protektorat sementara dan tekanan kolonial. Arab Saudi mempertahankan kemerdekaan setelah terbentuk kerajaan modern pada 1932.
10. Thailand
Negara di Asia Tenggara yang tidak pernah dijajah oleh Eropa. Berhasil mempertahankan kedaulatan melalui diplomasi bijak dan reformasi modern pada akhir abad ke-19.
Faktor diplomasi, militer, reformasi internal, dan geografis strategis menjadi penyebab utama keberhasilan negara. Sejumlah negara ini mampu mempertahankan kemerdekaannya.(*)
Editor : Juliana Belence