batampos - Waktu tempuh Singapura–Batam yang selama ini mengandalkan feri konvensional berpeluang dipangkas signifikan dalam beberapa tahun ke depan.
Moda transportasi laut berkecepatan tinggi bernama AirFish, yang melaju melayang di atas permukaan air itu, disiapkan sebagai alternatif baru bagi perjalanan lintas negara tersebut.
Rencana pengoperasian AirFish diumumkan oleh ST Engineering AirX, usaha patungan perusahaan teknologi Singapura ST Engineering dengan startup Peluca, bersama operator feri BatamFast, pada ajang Singapore Airshow 2026 awal Februari lalu.
Rute Singapura–Batam ditargetkan mulai beroperasi pada paruh kedua 2026, setelah seluruh persetujuan regulasi dan sertifikasi rampung. Editor : M Tahang