Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Perang Digital K-Netz dan SEAblings Viral, Industri Hiburan Korea Ikut Terseret

Juliana Belence • Kamis, 19 Februari 2026 | 16:30 WIB
KNetz vs SEAblings sedang ramai di media sosial.
KNetz vs SEAblings sedang ramai di media sosial.

batampos - Jagat media sosial dihebohkan oleh konflik antara netizen Korea Selatan dan Asia Tenggara yang disebut sebagai perang komentar terbesar lintas kawasan dalam beberapa waktu terakhir.

Perdebatan itu bermula dari perbedaan pandangan terkait etika di konser Kpop, tetapi berubah menjadi adu komentar bernada keras di berbagai platform.

Fenomena perang bermula dari konser DAY6 di Malaysia, ketika beberapa fansite Korea membawa kamera profesional yang dianggap melanggar aturan konser. Kemudian, teguran penonton lokal diposting ke media sosial.

Aksi tersebut membuat KNetz merespons kejadian dengan komentar yang merendahkan bahkan meremehkan penonton Asia Tenggara.

Unggahan menjadi viral di negara ASEAN yang menyebab perang komentar besar terjadi.

Baca Juga: Jangan Sampai Ketinggalan! 4 Bazar Ramadan Hits di Batam untuk Pecinta Takjil

Asia Tenggara yang terdiri dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Tailan, dan Vietnam bersatu menyerang KNetz. Isu semakin meluas dengan banyaknya komentar bahkan meme dan tagar juga ramai.

Perang komentar semakin memanas karena mengandung unsur rasisme terhadap masyarakat Asia Tenggara. Bahkan publik figur beberapa negara ASEAN juga terseret dikritik oleh KNetz.

Beberapa unggahan yang beredar memicu seruan untuk memboikot konten budaya Korea, seperti Kdrama dan Kpop, khususnya di kalangan netizen ASEAN.

Ajakan boikot muncul setelah sejumlah akun mencoba memasukkan tagar dan kampanye di media sosial yang menuntut agar industri hiburan Korea bertanggung jawab atas komentar yang dianggap rasis.

Konflik ini menjadi pembelajaran etika budaya lokal yang harus dihormati oleh pendatang. Fenomena ini masih terus berlanjut sampai saat ini di platform X dengan tagar #SEAblings dan #knetz.

Semua pengguna bahkan bisa melihat perdebatan komentar yang terjadi. Bahkan netizen SEAblings memberikan beberapa kasus bahwa KNetz dengan tindakan yang rasis.

Bahkan KNetz membalas bahwa negara - negara Asia Tenggara seperti Indonesia tidak memberi dampak negatif jika memboikot Kpop dan kdrama.

Postingan KNetz tersebut langsung dimatikan karena mendapat komentar balik dari netizen Indonesia.

Fenomena ini juga menjadi momentum bagi SEAblings untuk mendukung musisi lokal agar lebih maju dan mendunia.(*)

 

Editor : Juliana Belence
#etika #Knetz #perang komentar #KDrama #kpop #SEAblings