Batampos - wanita paruh baya, yang ingin menunjukkan bahwa di Batam juga punya tas brand lokal yang disukai turis mancanegara. Vinie Craft sebagai Brand Tas lokal Batam yang di produksi handmade.
Usaha handmade yang berjalan dari awal tahun 2015 ini, dibangun oleh Fristin Wahyuni, atau biasa dipanggil Vinie, usia 34 tahun. Sebelum memulai usaha, awalnya karena ada permintaan dari teman, untuk pembuatan souvenir pernikahan, berlanjut mambuat home dekore, dan diberi tantangan sama temen untuk bisa membuat tas remaja dari sisa bahan home decor tadi.
"Alhamdulillah nya belajar belajar dan berhasil membuat sling bag sederhana, dan ternyata saat dipasarkan banyak peminatnya," ucap Vinie bangga.
Vinie menjelaskan, ia membuat tas awalnya hanya melihat di Youtube lalu mencoba mengerjakan sendiri, dan memang dari kecil ia sudah bisa menjahit, usaha ini pun dimulai dengan mesin jahit tua milik mamanya.
Baca Juga: Nataru 2025–2026 Terkendali, BP Batam Matangkan Persiapan Angkutan Lebaran 2026
"Kesibukan saya saat ini dalam bisnis sendiri dengan brand Vinie Rai Craft Tas Batam, dan nama brand Vinie saya ambil dari penggabungan 2 nama saya dan nama suami," terang Vinie.
Untuk proses produksi, biasanya Vinie dibantu oleh tim lepas yang di panggil jika sedang ada projek dalam jumlah banyak. Biasanya berjumlah 3-7 orang, mengikuti jumlah pesanan dan waktu pesanannya.
"Ada juga tim bagian jahit kami ambil ibu-ibu yang punya mesin jahit, tapi gak ada kerjaan di rumahnya," ungkapnya.
Vinie memberitahu, ia memproduksi tas fashion dan tas souvenir Batam atau goodiebag untuk acara, dan tas fashion tersebut ia gabungkan dengan Batik Batam, biasanya menjadi barang yang di cari sebagai oleh-oleh dari Batam. Sedangkan untuk durasi pengerjaan, tas souvenir bisa ia kerjakan 20-30 tas/hari tergantung tingkat kerumitannya.
"Pengerjaannya standar aja sih ya, mulai dari kain meteran yang dicetak pola terlebih dahulu, dan masuk step menjahit resleting, body, hingga finishing terakhir pemasangan aksesoris pada tasnya," ujar Vinie menjelaskan.
Vinie bercerita, sejak tahun 2017 ia sudah aktif mengikuti bazar di Mall dengan brand Vinie Craft, dengan tas fashion yang selalu ia bawa, yang ia kembangkan modelnya, biasanya selalu ready ataupun jika habis akan ready 3 hari kedepan.
"Tapi untuk tas souvenir atau goodiebag kami pakai sistem PO, dengan permintaan model dari pelanggan," jelasnya.
Beberapa model tas fashion yang Vinie buat, diantaranya, model SBY Bag, Curly bag, Loly Batik, Totebag Batik, slempang Batik, dan masih banyak lagi, untuk harganya mulai dari 95.000 hingga 300.000.
Dirinya pernah mendapatkan orderan lebih dari 1000 pcs goodiebag, dalam beberapa bulan produksi,
dan yang paling cepat pernah mengerjakan Souvenir tas Batam 270 pcs, tas laptop dengan pengerjaan 7 hari, dan itu semua costum model dari pelanggan.
"Saya juga beberapa kali diminta menjadi tutor untuk mengisi pelatihan membuat tas," bebernya.
Selain jualan online di Instagra, Vinie juga aktif mengikuti bazar di mall dan pameran pemerintah, seperti bazar di DC Mall, One Mall, Mega Mall, dan baru juga mengikuti bazar bersama Evant Batam Sunday Market, saat pembukaan Mall K-square.
"Untuk modal pertama kali waktu pesanan souvenir dengan DP 500rb dan semakin bertambah dengan alat alat kebutuhan produksi," sebutnya.
"Sedangkan untuk omzet kami tiap bulannya bisa naik turun ya, karena untuk pesanan souvenir bisa di kerjakan 1- 3 bulan, ya untuk omzet bisa diratakan 27 jutaan/bulan, bahkan bisa lebih," lanjutnya.
Menurutnya, jika kita mau memulai usaha, dan jika sudah yakin langsung dikerjakan saja, jangan kebanyakan mikir gagal dulu, karena gagal itu pasti ada, dan sukses itu sedang menunggu.
"Susahnya ada diawal, berani bazar dengan kondisi peralatan belum memadai, tapi Alhamdulillah waktu bazar pecah banget omzetnya, dan makin belajar dalam situasi lapangan," tutur Vinie.
Untuk kedepannya, Vinie tetap menargetkan untuk membuka outlet lagi di mall Batam, sambil menunjukkan kalau di Batam juga punya tas brand lokal yang disukai turis mancanegara. Ia juga berharap, semakin bertambah orang yang mengenal Vinie Craft sebagai Brand Tas lokal Batam yang di produksi handmade.
"Harapannya, semoga bisa mengajak lebih banyak tim ibu-ibu sekitar Vinie Craft, untuk berkembang bersama Vinie Craft," ujarnya di akhir perbincangan. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak